Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Ristek Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwandi . Kemenristekdikti/Humas.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Ristek Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwandi . Kemenristekdikti/Humas.

Unpad Terjunkan Mahasiswa Berdayakan Kewirausahaan Masyarakat

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 12 Juli 2019 14:32
Jakarta: Sebanyak 482 mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kewirausahaan.Program ini merupakan wujud penerapan Tridarma perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat Indonesia, khususnya di bidang wirausaha.
 
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Ristek Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwandi melepas mahasiswa tersebut untuk disebar ke 53 desa di lima kecamatan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Paristiyanti mengatakan, KKN tematik kewirausahaan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
 
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa sebagai peserta dan dosen sebagai pembimbing dengan fokus pada tema kewirausahaan. Program ini merupakan wujud penerapan Tridarma perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat Indonesia, khususnya di bidang wirausaha.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga menyatakan, Unpad merupakan perguruan tinggi percontohan pertama yang menindaklanjuti nota kesepahaman kerja sama antara Belmawa dan USAID Mitra Kunci Initiative yang ditandatangani 10 Juni 2019 lalu di Kantor Kemenristekdikti.
 
“Saya mengapresiasi implementasi MoU (Memorandum of Understanding) oleh Unpad yang menerapkan sistem kerja penta-helix, sebuah sistem kerja yang menjadi unsur pembangunan bangsa," kata Paristiyanti, dalam siaran pers, Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019.
 
Kerja sama penta helix ini dilakukan antara akademisi Unpad dengan berbagai pihak yang terdiri dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, USAID sebagai lembaga swadaya, usaha kecil menenengah, serta masyarakat Sumedang sebagai penerima manfaat langsung dari KKN Kewirausahaan ini.
 
Baca:Maranatha Melepas Tim KKN Tematik "Citarum Harum"
 
Sementara itu, Plt Rektor Unpad, Rina Indiastuti menyebutkan, pelaksanaan KKN Kewirausahaan Unpad ini konsisten dengan MoU yang telah ditandatangani bersama, dan ditekadkan untuk mengasah jiwa wirausaha mahasiswa. Ia menambahkan, KKN Kewirausahaan menjadi wujud nyata kepedulian Unpad kepada masyarakat.
 
“Diharapkan, mahasiswa dan dosen yang mengikuti KKN ini mampu memahami permasalahan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar, serta mampu mengusulkan solusi-solusi berdasarkan konsep kewirausahaan,” ucap Rina.
 
Ditjen Belmawa bersama Unpad mengajak pemerintah daerah, bank, dan media untuk mengimplementasikan gagasan-gagasan hasil KKN Kewirausahaan Unpad agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya. Keuntungan dari KKN Kewirausahaan ini di antaranya pelaksanaan yang menggunakan pendekatan desain thinking, program terarah dengan pendekatan social entrepreneurship, penggunaan media belajar yang transformatif, mendapat Training of Trainer (ToT) persiapan secara khusus.
 
Selain itu mendapat sertifikat kepesertaan dari Universitas, Kemenristekdikti, dan USAID sebagai mitra kunci, serta difasilitasi oleh Kabupaten Sumedang dan USAID untuk dihubungkan dengan beberapa mitra.
 
Beberapa output yang dapat dihasilkan dari kegiatan KKN Kewirausahaan pada tahun pertama adalah terselesaikannya 53 website usaha pada setiap desa. Terdapat minimum 53 produk yang dapat dijual melalui e-commerce seperti Tokopedia dan Bukalapak, terbentuknya forum wirausaha di setiap kecamatan, dan ter-update-nya data potensi ekonomi di 53 desa.
 
Selain itu, digitalisasi potensi wirausaha di Kabupaten Sumedang ini akan diintegrasikan dengan Ooorange Unpad, sebuah sebuah pusat inkubator bisnis. Inkubator bisnis adalah suatu lembaga yang bergerak melakukan proses inkubasi terhadap usaha (tenant) baru pada skala kecil.
 
Proses inkubasi melalui berbagai pembinaan terpadu meliputi penyediaan tempat, kerja/kantor, fasilitas perkantoran, bantuan pelatihan, bimbingan dan konsultasi, penelitian dan pengembangan teknologi, bantuan permodalan serta penciptaan jaringan usaha.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif