Ilustrasi. Foto/Medcom.id
Ilustrasi. Foto/Medcom.id

Kisruh Gonzaga, Pengamat Ingatkan Pentingnya Pendidikan Karakter

Pendidikan Gugatan Gonzaga
Antara • 01 November 2019 13:26
Jakarta: Pengamat pendidikan, Doni Koesoema A mengingatkan soal pendidikan karakter terkait kisruh di SMA Kolese Gonzaga, Jakarta Selatan. Ia menegaskan bahwa terbentuknya pendidikan karakter siswa tidak kalah pentingnya dengan capaian akademik siswa di sekolah.
 
"Pendidikan karakter sangat penting karena melengkapi dimensi akademis," kata Doni dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat, 1 November 2019.
 
Sebelumnya, ramai diberitakan mengenai orang tua murid SMA Kolese Gonzaga menggugat ke pengadilan karena anaknya tidak naik kelas. Di antara yang digugat adalah kepala sekolah dan guru SMA Kolese hingga Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Doni mengatakan, bukan proses pendidikan yang baik jika orientasinya anak pintar tapi tanpa tata krama dan jahat. Dalam proses pendidikan itu, kata dia, tidak hanya soal anak menjadi pintar tetapi memiliki budi pekerti yang baik.
 
"Karakter terkait penanaman nilai-nilai kebaikan dalam hidup. Maka ini lebih penting daripada sekadar menjadi pintar," katanya.
 
Atas dasar itu, Doni menyatakan keprihatinannya atas gugatan terhadap SMA Kolese Gonzaga lantaran peserta didiknya tinggal kelas karena persoalan akademik dan nonakademik. Pendidikan karakter, kata Doni, merupakan penilaian dari sisi nonakademik yang saling melengkapi dengan aspek akademik.
 
Penilaian nonakademik sendiri dapat diukur daristandardisasi norma yang diterapkan oleh pihak sekolah.
 
Sementara itu, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Peserta Didik Disdik
DKI Jakarta, Taga Radja Gah mengatakan, siswa SMA Gonzaga bukan hanya karena akademik tapi juga nonakademik terkait karakternya.
 
"Siswa ini satu mata pelajaran tidak tuntas, yaitu sejarah. Peminatan nilainya 68. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)-nya 75. Nah kemudian ternyata jauh sebelumnya memang laporannya ada kasus tidak disiplin," katanya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif