Ilustrasi SPMB. Medcom.id
Ilustrasi SPMB. Medcom.id

PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Ini Jadwal Barunya

Ilham Pratama Putra • 09 Juni 2026 12:44
Ringkasnya gini..
  • Disdik Jabar memperpanjang pengisian data Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) hingga 9 Juni 2026 pukul 21.00 WIB.
  • Perubahan jadwal berdampak pada tahapan verifikasi dan validasi data, uji kompetensi.
  • Hingga 8 Juni 2026 pukul 12.30 WIB, baru 499.512 murid atau 59,33 persen dari total 841.984 lulusan SMP/MTs/PKBM yang telah mengisi data PCMB.
Jakarta: Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) di Jawa Barat diperpanjang. Melansir instagram @disdikjabar, perpanjangan mengisi PCMB ini ditambah satu hari. 
 
"Ini dilakukan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada calon murid yang belum mengisi data PCMB," tulis uggahan tersebut dikutip Selasa 9 Juni 2026. 
 
Perpanjangan ini juga diharapkan dapat memperbanyak calon murid yang dapat mengikuti proses pemetaan. Sehingga akses pendidikan di Jabar dapat diperluas, utamanya pada jenjang pendidikan menengah. 

Berdasarkan data per 8 Juni 2026 pukul 12.30 WIB, baru 499.512 murid (59,33%) yang mengisi data Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB). Adapun total lulusan SMP/MTs/PKBM sebanyak 841.984. Berikut perpanjangan jadwal PCMB: 
 
Baca juga: Pengumuman dan Jadwal Daftar Ulang SPMB SMA Unggul Lampung 2026, Catat Tanggalnya!
 

Jadwal PCMB Jabar 2026 Terbaru

Input data pemetaan oleh calon murid baru
Semula: 29 Mei – 8 Juni 2026
Menjadi: 29 Mei – 9 Juni 2026 (Pukul 21.00 WIB)
 
Verifikasi dan validasi data pemetaan calon murid baru oleh panitia sekolah serta seleksi oleh sistem
Semula: 29 Mei – 8 Juni 2026
Menjadi: 29 Mei – 10 Juni 2026 (Pukul 21.00 WIB)
 
Uji kompetensi
Semula: 9 Juni 2026
Menjadi: 10 Juni 2026
 
Rapat penetapan hasil seleksi oleh dewan guru dan kepala sekolah
Semula: 10 Juni 2026
Menjadi: 11 Juni 2026
 
Koordinasi kepala sekolah dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan
Semula: 11 Juni 2026
Menjadi: Tetap
 
Pengumuman hasil pemetaan
Semula: 12 Juni 2026
Menjadi: Tetap
Baca juga: Daftar Lengkap Sekolah Swasta Gratis di Jakarta pada SPMB 2026, Cek di Sini
Untuk mendukung kelancaran proses pendaftaran, Sobat Medcom juga dapat mempelajari panduan khusus yang telah disiapkan agar lebih mudah memahami alur pendaftaran SPMB 2026 secara online. Panduan tersebut memuat berbagai tahapan penting, mulai dari proses login akun hingga pengiriman formulir pendaftaran secara final.

Cara Daftar SPMB Jabar 2026

Berikut tutorial lengkap pendaftaran SPMB Jawa Barat 2026:
  1. Buka website spmb.jabarprov.go.id, lalu klik masuk.
  2. Gunakan akun login yang diberikan oleh sekolah asal.
  3. Ganti password, lengkapi email aktif dan nomor telepon yang dapat dihubungi, lalu klik simpan dan lanjutkan.
  4. Pilih menu mulai Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) atau SPMB Tahap 1 maupun Tahap 2 sesuai jadwal pelaksanaan.
  5. Pilih jalur yang diminati, kemudian klik lanjut pendaftaran.
  6. Lengkapi biodata calon murid dan pastikan seluruh data terisi dengan benar.
  7. Isi persyaratan umum, kemudian isi persyaratan khusus sesuai jenjang serta jalur yang dipilih.
  8. Pilih sekolah yang diminati.
  9. Pada menu konfirmasi, unduh, isi, dan unggah SPTJM.
  10. Periksa kembali seluruh data yang telah diisi. Jika sudah lengkap dan benar, klik kirim pendaftaran final.
  11. Simpan bukti pendaftaran yang muncul dan pantau hasil seleksi secara berkala melalui website SPMB 2026.

Jalur Pendaftaran SPMB Jabar 2026

Setelah memahami cara daftarnya, ada hal penting lain yang tidak kalah penting untuk dipahami sebelum mulai mengisi formulir, yakni mengenali jalur-jalur pendaftaran yang tersedia. Memilih jalur yang tepat akan mempermudah proses verifikasi dan memperkecil peluang gagal seleksi.
 
SPMB Jawa Barat 2026 menyediakan empat jalur pendaftaran sebagai berikut:

Jalur Domisili (kuota 35 persen)

Diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili di wilayah sekitar sekolah sesuai rayonisasi yang ditetapkan. Jalur ini mengutamakan kedekatan tempat tinggal murid dengan sekolah berdasarkan jarak garis lurus domisili ke sekolah.

Jalur Prestasi (kuota 30 persen)

Diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik. Pendaftaran dinilai berdasarkan nilai rapor, piagam kejuaraan, dan pengalaman kepemimpinan yang relevan.

Jalur Mutasi (kuota 5 persen)

Diperuntukkan bagi calon murid yang orang tua atau walinya pindah tempat kerja, serta anak guru dan tenaga pendidik. Jalur ini memastikan proses pendidikan tetap berjalan saat keluarga mengalami perpindahan tugas.

Jalur Afirmasi (kuota 30 persen)

Diperuntukkan bagi calon murid dari keluarga ekonomi tidak mampu (KETM), penyandang disabilitas, atau murid dengan kecerdasan dan bakat istimewa (CIBI). Memerlukan bukti kategori seperti DTSEN, surat dokter, atau hasil psikolog HIMPSI.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA