Posisi libur yang berdekatan dengan akhir pekan ini membuka peluang terjadinya long weekend selama tiga hari berturut-turut. Kamu bisa libur dari Jumat hingga Minggu, 16-18 Januari 2026.
Momentum libur panjang tersebut diperkirakan akan dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas. Mulai dari perjalanan singkat, pulang kampung, hingga mengikuti kegiatan keagamaan.
Jatuhnya peringatan Isra Miraj pada hari Jumat, memungkinkan kamu memulai liburan di hari tersebut. Bahkan, kamu bisa memulai perjalanan liburan ke luar kota misalnya, pada Kamis Malam, 15 Januari 2026.
Berikut tanggal long weekend terkait libur Isra Miraj pada 16 Januari 2026:
- Jumat, 16 Januari 2026 (libur nasional peringatan Isra Miraj)
- Sabtu, 17 Januari 2026
- Minggu, 18 Januari 2026
Sebenarnya Isra Miraj memperingati apa? Yuk simak penjelasannya berikut ini:
Peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
Umat Islam meyakini peristiwa Isra Miraj sangat bermakna karena pada saat itulah Rasulullah SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan ibadah salat lima waktu dalam sehari semalam. Kemuliaan dari perjalanan ini telah diabadikan dalam Al-Qur'an, tepatnya pada Surat Al-Isra ayat 1.Dalam ayat tersebut ditegaskan Allah SWT telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari untuk memperlihatkan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya kepada Nabi yang dicintai-Nya.
Berdasarkan keterangan para ulama, Rasulullah SAW menempuh perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dalam kondisi sadar, bukan dalam keadaan bermimpi. Dalam perjalanan tersebut, Rasulullah dikisahkan mengendarai Buraq sebagai kendaraan surgawi dengan didampingi oleh Malaikat Jibril.
Selama proses Isra, Nabi Muhammad SAW sempat singgah di lima tempat dan di setiap lokasi tersebut berhenti sejenak dan melaksanakan salat dua rakaat. Tempat-tempat yang disinggahi memiliki nilai sejarah kenabian yang sangat kuat, di antaranya:
1. Kota Madinah
Malaikat Jibril menjelaskan bahwa tempat ini akan menjadi tujuan hijrah Nabi di masa depan.2. Kota Madyan
Lokasi yang pernah menjadi tempat persembunyian Nabi Musa AS dari kejaran pasukan Fir’aun.3. Thuur Sina
Tempat bersejarah di mana Nabi Musa AS berkomunikasi langsung dengan Allah SWT.4. Baitul Lahm
Wilayah yang menjadi tempat kelahiran Nabi Isa AS.5. Masjidil Aqsa
Titik akhir perjalanan darat sekaligus titik awal pendakian menuju langit.Dalam menempuh perjalanan panjang ini, Nabi Muhammad SAW dihadapkan pada pilihan antara kebaikan dan keburukan.
Rasulullah SAW secara bijaksana memilih susu sebagai perlambang kesucian dan jalan yang diridai oleh Allah SWT, yang sekaligus menjadi tanda bahwa Dia beserta umatnya akan senantiasa berada di atas jalan kebenaran.
Perjalanan menuju Langit Ketujuh
Setelah memimpin salat berjemaah di Masjidil Aqsa, Rasulullah SAW bersama Malaikat Jibril melesat menuju Sidratul Muntaha. Dalam pendakian melewati tujuh lapis langit tersebut, Dia dipertemukan dengan para nabi terdahulu:- Di langit pertama bertemu Nabi Adam AS
- Di langit kedua bertemu Nabi Yahya AS dan Nabi Ishaq AS
- Di langit ketiga bertemu Nabi Yusuf AS
- Di langit keempat bertemu Nabi Idris AS
- Di langit kelima bertemu Nabi Harun AS
- Di langit keenam bertemu Nabi Musa AS
- Di langit ketujuh bertemu Nabi Ibrahim AS
Ditetapkannya salat 5 waktu bagi umat Islam
Hikmah yang paling besar dari peristiwa ini adalah penetapan kewajiban salat lima waktu. Salat ini berfungsi sebagai pengingat bagi setiap muslim untuk selalu terhubung dengan Allah SWT di tengah kesibukan duniawi.Peristiwa ini juga menjadi bukti nyata atas kekuasaan Allah serta keteguhan iman Nabi Muhammad SAW dan menandai pentingnya ibadah salat lima waktu.
Tahun ini, berdasarkan kalender Kementerian Agama (Kemenag), peringatan Isra Mikaj yang jatuh pada tanggal 27 Rajab 1447 Hijriah bertepatan dengan hari Jumat, 16 Januari 2026.
Hikmah Isra Miraj
Mi’raj, memiliki pesan mendalam bagi umat Islam. Berikut adalah hikmah yang terkandung dalam peristiwa tersebut sebagaimana dijelaskan Ali Muhammad Shalabi dalam Sirah Nabawiyah: ‘Irdlu Waqâi’ wa Tahlîl Ihdats, juz 1 halaman 209:1. Pentingnya Berjuang dan Bersabar
Isra Miraj terjadi pada masa-masa sulit dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW. Pada tahun yang dikenal sebagai "Tahun Kesedihan" beliau kehilangan dua pendukung terbesarnya, yaitu istrinya Khadijah RA dan pamannya Abu Thalib.Dewi Khodijah sebagai istri tercinta, yang selalu mengorbankan jiwa, tenaga, pikiran, dan hartanya demi perjuangan Nabi. Lalu Abu Thalib, yang selalu melindungi Nabi dari kekejaman kaum Quraisy.
Allah ingin menguatkan hati Nabi dengan melihat secara langsung kebesaran Allah SWT. Sehingga hati Nabi semakin mantap dan teguh dalam menyebarkan Agama Allah subhanahu wata’ala.
Ini memberikan pelajaran kepada kita, bahwa siapa pun yang berjuang di jalan Allah, dan menegakkan agama Allah akan memberikan kebahagiaan dan keistimewaan baginya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News