Masyarakat melakukan demo atas penyalahgunaan SKTM, ANT/Agus Bebeng.
Masyarakat melakukan demo atas penyalahgunaan SKTM, ANT/Agus Bebeng.

Mendikbud: Kemungkinan SKTM Tidak Berlaku

Pendidikan PPDB 2019
Intan Yunelia • 07 Januari 2019 17:10
Semarang:Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah mengkaji usulan penghapusan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai syarat yang harus disertakan siswa miskin dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mendatang. Ada kemungkinan, SKTM tidak lagi menjadi satu-satunya berkas yang akan digunakan untuk memvalidasi kondisi ekonomi siswa.
 
"Kemungkinan SKTM tidak berlaku, kecuali untuk mereka yang benar-benar berasa dari keluarga miskin, yang dibuktikan sebagai penerima PKH (program keluarga harapan) atau sejenisnya," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Senin 7 Januari 2019.
 
Syarat berkas SKTM kerap disalahgunakan sejumlah orangtua yang ingin mendaftarkan anaknya di sekolah favorit. Mereka memanipulasi SKTM agar mendapat kuota siswa baru di sekolah tertentu, padahal SKTM tersebut tidak sesuai dengan kondisi ekonominya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi untuk SKTM kemungkinan tidak berlaku, bikin pusing nanti," ujar Muhadjir.
 
Baca:Ganjar Pranowo Usul Penghapusan SKTM dalam PPDB
 
Penghapusan SKTM ini, sebelumnya juga diusulkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Menurutnya, SKTM digunakan untuk membuktikan bahwa calon siswa masuk kategori miskin, namun sayangnya persyaratan tersebut banyak menuai masalah karena disalahgunakan.
 
"SKTM kami usulkan tidak bisa lagi masuk syarat daftar sekolah. Mohon maaf siswa yang nilainya kurang tidak bisa lagi pakai SKTM apalagi memilih sekolah," kata Ganjar, di Semarang, Jawa Tengah.
 
Ganjar menambahkan penghapusan SKTM dalam PPDB diharapkan melahirkan sistem informasi pendidikan yang lebih akuntabel. "Sudah ada pengkajian dan penjajakan untuk memisahkan syarat SKTM dalam penerimaan (PPDB)," ungkap Ganjar.
 
Ganjar menyatakan ada skema pengganti SKTM yang lebih tepat sasaran bagi siswa yang benar-benar tidak mampu. "Kalau tidak mampu ya kita kasih beasiswa," tegas Ganjar.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi