Plt. Dirjen Dikti, Nizam . Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
Plt. Dirjen Dikti, Nizam . Foto: Medcom.id/Ilham Pratama

Universitas Terapan Bakal Lebih Intim dengan Industri

Pendidikan Pendidikan Tinggi Pendidikan Vokasi
Ilham Pratama Putra • 12 Februari 2020 13:56
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mengubah bentuk Politeknik menjadi Universitas Terapan. Hal ini dilakukan agar setelah menjadi universitas terapan, perguruan tinggi vokasi bisa lebih erat dengan industri
 
Untuk itu, Plt. Dirjen Dikti, Nizam meminta masyarakat tidak perlu pusing dengan perubahan nama politeknik ke depannya. Menurut guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) ini, perubahan itu hanya sebatas istilah saja.
 
"Esensinya kita ingin memperkuat politeknik sehingga lebih erat dengan industri, proses pembelajarannya lebih engage dengan kebutuhan langsung di lapangan," kata Nizam di Gedung Mandiri Hall, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu Nizam berharap, alumni dari universitas terapan memiliki kompetensi yang baik. Hingga kompetensinya bisa klop dengan penggunanya di perusahaan setelah lulus.
 
"Yang membuat beda adalah, dengan universitas terapan ini akan memperkuat apa yang sebelumnya belum kuat. Misal hubungan dengan industri, keharusan magang, kurikulumnya dibangun bersama dengan industri, itu lebih kita pererat," lanjut Nizam.
 
Sebelumnya, Plt. Direktur Jenderal Vokasi, Kemendikbud, Patdono Suwignjo menyebut, nantinya politeknik akan berubah bentuk menjadi Universitas Terapan atau Universitas Teknologi. Menurutnya dengan perubahan tersebut bisa menarik minat lulusan SMA/K masuk Perguruan Tinggi Vokasi meningkat.
 
"Reformasi pendidikan vokasi salah satu kenyataan yang ada di Indonesia. Kita punya 4.700 perguruan tinggi, namun hanya 300 yang politeknik. Berdasarkan itu, kita akan usahakan supaya pendidikan vokasi utamanya Dikti Vokasi di poltek lebih menarik," kata Patdono dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi X DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Februari 2020.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif