Direktur KSKK Ditjen Pendis Kemenag M Isom Yusqi. Foto: Dok Kemenag.
Direktur KSKK Ditjen Pendis Kemenag M Isom Yusqi. Foto: Dok Kemenag.

Oktober, Kemenag Gelar Asesmen Kompetensi Madrasah

Pendidikan kementerian agama Kebijakan pendidikan Madrasah Asesmen Kompetensi Minimum Asesmen Nasional
Arga sumantri • 05 Agustus 2021 10:41
Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) akan menyelenggarakan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI). Tahun ini, AKMI dikhususkan bagi siswa kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI). 
 
"AKMI akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2021," terang Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Moh Isom Yusqi mengutip siaran pers Kemenag, Kamis, 5 Agustus 2021.
 
Ia menjelaskan, AKMI 2021 akan mengukur tingkat literasi membaca, numerasi, sains dan sosial budaya siswa kelas 5 MI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, AKMI akan dilakukan secara online dalam bentuk Computer Based Test (CBT). Hasil dari AKMI akan digunakan sebagai dasar pelaksanaan bimtek tindak lanjut perbaikan pembelajaran guru, berikut pendampingannya.
 
Sebagai persiapan, Direktorat KSKK memberikan  Bimbingan Teknis aplikasi AKMI bagi helpdesk provinsi dan proktor madrasah. Bimtek berlangsung secara online pada 3-5 Agustus 2021.
 
Baca: Pendaftaran Akademi Madrasah Digital 2021 Dibuka, Siapkan Hasil Karyamu
 
Isom mengatakan, bimtek proktor dan helpdesk asesmen sangat penting agar mereka dapat memberikan layanan bantuan kepada madrasah dalam persiapan dan pelaksanaan AKMI. Bimtek melibatkan Helpdesk perwakilan dari 34 provinsi se Indonesia dan para proktor madrasah jenjang MI, MTs dan MA yang akan menjadi sasaran kegiatan validasi instrumen serta pelaksanaan AKMI tahun 2021. 
 
Kegiatan bimtek dipandu langsung tim teknis Direktorat KSKK Madrasah dan tim IT pengembang aplikasi AKMI.
 
Isom menambahkan, sebelum digunakan pada Oktober mendatang, pihaknya juga akan melakukan ujicoba atau validasi instrumen AKMI. Tujuannya, mendapatkan instrumen yang berkualitas dan valid.
 
"Kita bertekad mewujudkan madrasah yang mandiri berprestasi melalui upaya-upaya konstruktif, seperti Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia ini," ungkap Isom.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif