Ilustrasi doa. Foto: MI/Angga Yuniar
Ilustrasi doa. Foto: MI/Angga Yuniar

5 Amalan Utama dan Doa di Akhir Ramadan, Amalkan Yuk!

Citra Larasati • 19 Maret 2026 11:26
Ringkasnya gini..
  • ​Doa di penghujung bulan ini menjadi sangat krusial agar segala jerih payah ibadah kita benar-benar diterima oleh Sang Pencipta.
  • Untuk memaksimalkan pahala di hari terakhir bulan Ramadan, umat Islam dapat mengamalkan 5 hal penting.
  • ​Berbagai zikir dan doa terus dilantunkan sebagai bentuk penghambaan dan permohonan ampunan atas segala dosa di masa lalu.
Jakarta: Ramadan sudah di penghujung bulan, suasana haru mulai menyelimuti hati umat Islam yang telah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh dengan segala perjuangannya. ​Kini, umat Islam harus bersiap melepas Bulan Suci ini sembari berdoa dan nberharap seluruh amalan yang telah dikerjakan mendapatkan rida dari Allah SWT.
 
Fokus utama umat Islam selama sebulan ini adalah mencapai derajat takwa melalui rangkaian ibadah wajib maupun sunah yang dikerjakan siang dan malam. Selain menahan lapar dan dahaga, umat Islam juga mengisi waktu dengan salat tarawih, tadarus Al-Quran, hingga memperbanyak sedekah kepada sesama. Peningkatan amal ibadah ini diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih bersih dan disiplin di luar Bulan Suci nanti.
 
​Berbagai zikir dan doa terus dilantunkan sebagai bentuk penghambaan dan permohonan ampunan atas segala dosa di masa lalu. Kini, saat matahari mulai terbenam di ufuk barat menuju hari kemenangan, ada satu tradisi penting yaitu menutup Ramadan dengan doa.

​Doa di penghujung bulan ini menjadi sangat krusial agar segala jerih payah ibadah kita benar-benar diterima oleh Sang Pencipta. Mengakhiri bulan penuh berkah dengan kerendahan hati merupakan wujud kesadaran bahwa manusia hanya bisa berikhtiar, sementara hasil akhir ada di tangan Tuhan.
 
​Salah satu doa yang dianjurkan adalah yang diijazahkan oleh Pengasuh Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo, KH Achmad Chalwani. Berikut adalah panduan lengkapnya:

Doa Akhir Ramadan

KH Achmad Chalwani menyampaikan bahwa doa ini sebaiknya diamalkan setelah melaksanakan salat Ashar di hari terakhir Ramadan. Berikut adalah bacaannya dilansir dari laman NU Online:
 
اللهم اختم رمضان لنا ولكم بالقبول. واجعل صيامنا وصيامكم وسيلة للطهور. واجعل قيامنا وقيامكم تكفيرا للذنوب طول الدهور. اللهم ثبت حبنا وحبكم لله العزيز الغفور. وثبت و عطر حبنا و حبكم لسيدنا وحبيبنا وشفيعنا محمد وعلى أهل بيته أهل الصدق والطهور. اللهم اجعلنا وإياكم من العائدين والفا ئزين وكل عام وانتم بخير.
 
Allaahummakhtim Ramadhaana lanaa walakum bil qabuuli. Waj'al shiyaamana washiyaamakum wasiilatan liththuhuuri. Waj'al qiyaamana wa qiyaamakum takfiiran lidzdzunuubi thuuladduhuuri. Allaahumma tsabbit hubbanaa wa hubbakum lillaahil 'aziizil ghafuuri. Wa tsabbit wa 'aththir hubbanaa wa hubbakum lisayyidina wa habiinaa wa syafii'ina Muhammadin wa 'alaa ali baitihi ahlishshidqi wath thuhuuri. Allahummaj'alnaa wa iyyakum minal 'aaidiina wal faaiziina wa kullu 'aamin wa antum bikhairin.
 
Artinya: “Ya Allah, tutuplah bulan Ramadan untuk kami dan untukmu dengan penerimaan. Jadikanlah puasa kami dan puasa mereka sebagai sarana kesucian. Jadikanlah shalat malam kami dan shalat malam mereka sebagai penghapus dosa-dosa selamanya. Ya Allah, teguhkanlah cinta kami dan cinta mereka kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. Dan teguhkan serta wangi cinta kami dan cinta mereka kepada junjungan, kekasih, dan penolong kami, Muhammad dan keluarganya, keluarga yang benar dan suci. Ya Allah, jadikanlah kami dan mereka termasuk orang-orang yang kembali (ke jalan yang benar) dan orang-orang yang beruntung. Dan selamat tahun baru untukmu.”

Menghidupkan Malam Idulfitri

Setelah pemerintah secara resmi menetapkan 1 Syawal, umat Islam sangat dianjurkan untuk tidak membiarkan malam tersebut berlalu begitu saja tanpa ibadah (qiyamul lail). Rasulullah saw bersabda:
 
مَنْ قَامَ لَيْلَتَىِ الْعِيدَيْنِ لِلهِ مُحْتَسِبًا لَمْ يَمُتْ قَلْبُهُ يَوْمَ تَمُوتُ الْقُلُوب. (رواه الشافعي وابن ماجه) 
 
"Siapa saja yang qiyamul lail pada dua malam Id (Idulfitri dan Iduladha) karena Allah demi mengharap ridha-Nya, maka hatinya tidak akan mati pada hari di mana hati manusia menjadi mati." (HR As-Syafi’i dan Ibn Majah).
 
Selain menghidupkan malam dengan shalat, kita juga diperintahkan untuk memperbanyak takbir sebagai penghias hari raya. Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW:
 
زينوا اعيادكم بالتكبير
 
Artinya: “Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir.”
 
Hal tersebut juga diperkuat oleh hadis berikut:
 
اكثروا من التكبير ليلة العيدين فانهم يهدم الذنوب هدما
 
Artinya: “Perbanyaklah membaca takbiran pada malam hari raya (Fitri dan Adha) karena hal dapat melebur dosa-dosa.”

5 Amalan Utama di 10 Hari Terakhir Ramadan

Untuk memaksimalkan pahala di hari terakhir bulan Ramadan, umat Islam dapat mengamalkan hal-hal berikut dikutip dari laman muhammadiyahsemarang.org:

1. Memperbanyak Istigfar dan Taubat

Umat Islam diharapkan segera memohon ampunan kepada Allah SWT karena sejatinya tidak mengetahui kesempurnaan amal kita. Hal ini merujuk pada QS. An-Nur: 31:   
 وَتُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ جَمِيْعًا اَيُّهَ الْمُؤْمِنُوْنَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
 
Artinya: “Bertaubatlah kalian semua kepada Allah wahai orang-orang beriman agar kalian beruntung.”

2. Mengoptimalkan Doa di Malam-Malam Ganjil

Memanfaatkan setiap kesempatan, terutama pada malam Lailatul Qadar, untuk membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW:   
 اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
 
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

3. Meningkatkan Kesungguhan Ibadah dengan Meneladani Rasulullah

Menjaga semangat agar tidak mengendur di garis akhir, sebagaimana hadits dari Sayyidah Aisyah RA:
 
 كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ أَحْيَا اللَّيْلَ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ
 وَجَدَّ وَشَدَّ الْمِئْزَرَ
 
Artinya: “Rasulullah SAW apabila memasuki sepuluh malam terakhir (Ramadan), beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, bersungguh-sungguh (dalam ibadah), dan mengencangkan ikat pinggangnya.” (HR. Bukhari & Muslim).

4. Memaksimalkan Amal Salih di Sisa Waktu

Memperbaiki kualitas salat, merutinkan sedekah, dan memperbanyak membaca Al-Qur'an agar Ramadan ini menjadi saksi kebaikan di akhirat.

5. Menutup Ramadan dengan Harapan Bertemu Kembali

Memohon agar amal diterima dan diberikan umur panjang untuk menemui Ramadan berikutnya:  
 اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَصَالِحَ أَعْمَالِنَا اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ هٰذَا آخِرَ عَهْدِنَا بِرَمَضَان
Artinya: “Ya Allah, terimalah puasa kami, shalat kami, dan amal saleh kami. Ya Allah, jangan jadikan Ramadan ini sebagai Ramadan terakhir bagi kami.”
   
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai amalan dan doa akhir bulan Ramadan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan