CEO Medcom.id, Muhammad Mirdal Akib bersama Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto di Rumah Pribadi Wali Kota Makassar, Jalan Amirullah, Rabu 13 Maret 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.
CEO Medcom.id, Muhammad Mirdal Akib bersama Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto di Rumah Pribadi Wali Kota Makassar, Jalan Amirullah, Rabu 13 Maret 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.

Wali Kota Makassar: OSC Kerja Nyata Memajukan Bangsa

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Muhammad Syawaluddin • 13 Maret 2019 17:34
Makassar: Program Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id dinilai telah memperlihatkan kerja sesungguhnya untuk kemajuan negeri atau bangsa Indonesia. Hal ini juga diharapkan bisa mengurangi disparitas pendidikan, khususnya di Kota Makassar.
 
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto mengaku takjub dengan program beasiswa online yang dipelopori oleh Medcom.id tersebut. Menurutnya, program beasiswa OSC sangat baik, apalagi saat ini dirinya melihat banyak warga yang tidak berdaya dalam mengejar cita-citanya.
 
"Ini adalah kerja nyata memajukan bangsa. Ini menjadi bagian yang sangat penting sekali bagi Indonesia, terkhusus memperkecil disparitas pendidikan yang bermuara pada ekonomi," kata Danny Pomanto saat ditemui di rumah pribadinya, Rabu, 13 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Danny menyebut bahwa kemajuan sebuah bangsa itu harus didukung oleh tiga aspek, yakni kebutuhan pendidikan, pekerjaan, dan rumah. Tapi, yang paling mendukung dari kebutuhan tersebut adalah pendidikan.
 
Di tempat yang sama, CEO Medcom.id, Muhammad Mirdal Akib, mengatakan, program yang telah berjalan selama lima tahun tersebut disambut baik oleh Pemerintah Kota Makassar.
 
Apalagi, Makassar merupakan ibu kota Sulsel sehingga diharapkan bisa menjadi pintu bagi mahasiswa yang ada di seluruh wilayah Sulsel dan secara umum di Indonesia Timur untuk bisa kuliah secara gratis.
 
"Kami ingin Makassar menjadi tempat untuk calon mahasiswa yang ada di Indonesia Timur untuk kuliah. Jadi, tidak perlu jauh-jauh ke Jawa mereka bisa memilih universitas yang ada di Makassar," jelasnya.
 
Dengan, dukungan Pemerintah Kota Makassar, maka akan mengurangi biaya bagi siswa di seluruh Indonesia Timur yang ingin berkuliah, karena ke Makassar cukup dekat dibandingkan dengan Jawa. Ditambah dengan Sumber Daya Manusia di Makassar tidak kalah dengan di Indonesia bagian Barat.
 
"Ini kita buktikan dengan program OSC selama lima tahun berjalan," jelasnya.
 
Namun yang paling penting, kata Mirdal, program ini didorong sejak awal untuk bisa menciptakan generasi bangsa yang bisa memajukan Indonesia di masa mendatang.
 
"Yang paling penting adalah 23 tahun mendatang mahasiswa inilah yang akan memberi warna di umur 100 tahun Indonesia. Dan yang akan memajukan kami harap bukan dari daerah tertentu tapi semua wilayah di Indonesia," jelasnya.
 
Oleh karena itu, untuk lebih meluaskan partisipasi semua kalangan masyarakat di tahun ini, pihaknya akan menggandeng tiga perguruan tinggi swasta yang ada di Makassar seperti Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Fajar (Unifa), dan Universitas Bosowa (Unibos).
 
"Kita ingin tumbuh bersama. Jadi kita berharap dengan adanya kerja sama ini bisa juga meningkatkan universitas yang ada di Makassar sama kualitasnya dengan yang ada di daerah lain," harapnya.
 
Tahun 2018, OSC Medcom.id diikuti sebanyak 54.000 siswa dari seluruh Indonesia yang memperebutkan beasiswa sebanyak 360 kursi di 18 PTS ternama.
 
Dari 54.000 siswa tersebut, 2.500 siswa yang mendaftar berasal dari Sulawesi Selatan. Program OSC ini akan membebaskan mahasiswa dari biaya masuk universitas pilihannya dan biaya kuliah selama empat tahun.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi