Foto: UKDW/Dok. Humas
Foto: UKDW/Dok. Humas

UKDW Tuan Rumah BfdW Alumni Conference 2020

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 11 Februari 2020 12:25
Yogyakarta: Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah acara Bröt für die Welt (BfdW) Alumni Conference 2020. Acara ini diselenggarakan sejak 7-11 Februari 2020.
 
Chairman BfdW Alumni Conference, Paulus Bawole, Bröt für die Welt atau yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Bread for the World adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kepanjangan tangan pengembangan gereja-gereja Protestan di Jerman. Lembaga ini memberikan beasiswa bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studinya pada jenjang S1, S2, dan S3 di Jerman.
 
“Jerman merupakan salah satu negara favorit bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studinya, bahkan ada banyak peneliti yang melakukan penelitian pascadoktoral di perguruan tinggi Jerman. Dari sekian banyak alumni universitas Jerman yang berasal dari Indonesia, terdapat kurang lebih 130 alumni yang mendapatkan beasiswa dari BfdW ini,” jelas Paulus di Yogyakarta, Selasa, 11 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Awalnya, lembaga beasiswa ini bernama Ecumenical Study Foundation atau dalam bahasa Jerman dikenal dengan Öcumenisches Studienwerk e.V. (ÖSW) yang didirikan pada tahun 1970 di Bochum. Kemudian pada 2003 lembaga ini diintegrasikan ke dalam Evangelischer Entwicklungsdienst e.V. (EED)/the Protestant Development Service di Bonn.
 
Sejak 2012 pelayanan lembaga beasiswa gereja protestan di Jerman dilanjutkan pada institusi BfdW di Berlin, ibukota Jerman. Hingga hari ini sekitar 4.000 beasiswa telah diberikan untuk kuliah program pascasarjana di Jerman, negara-negara Eropa lainnya, dan juga di negara-negara bagian selatan.
 
Sebagian besar para sarjana kembali ke negara mereka setelah menyelesaikan studi dan melanjutkan pekerjaan di organisasi mitra BfdW di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Lebih lanjut Paulus Bawole mengungkapkan, para alumni ÖSW, EED, dan BfdW yang tinggal tersebar di berbagai kota atau wilayah di Indonesia sekarang bekerja di lembaga-lembaga seperti pada institusi pendidikan tinggi sebagai dosen dan peneliti, LSM, maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).
 
“Oleh karena itu semua alumni yang mendapatkan beasiswa dari ÖSW, EED, dan BfdW diundang untuk bergabung dalam konferensi serta membagikan pengalamannya, terutama karya di bidang pemberdayaan masyarakat," ujar Paulus.
 
Menurut Paulus, dengan diselenggarakannya BfdW Alumni Conference ini, diharapkan dapat memperkuat jejaring, mengakomodasi, serta meningkatkan kontribusi alumni ÖSW, EED, dan BfdW bagi kemajuan bangsa Indonesia di segala aspek.
 
Pertemuan alumni ÖSW, EED, dan BfdW di Yogyakarta dibagi menjadi beberapa kegiatan di antaranya konferensi, kunjungan lapangan, dan diskusi dengan lembaga mitra BfdW. Isi dari semua kegiatan termasuk tema konferensi merujuk pada moto tahunan BfdW yaitu "Hunger for Justice".
 
Di akhir progam, para alumni diharapkan dapat memperkuat kerja sama di antara alumni Indonesia dengan membentuk jaringan alumni Bread for the World Indonesia, sehingga dapat berkolaborasi dalam bidang penelitian maupun pemberdayaan masyarakat.
 
Sementara itu Haryati Bawole Sutanto, BfdW Conference Coordinator, mengungkapkan bahwa para peserta BfdW Alumni Conference 2020 adalah alumni yang pernah mendapatkan dukungan pendidikan sebagai pengembangan kapasitas diri dan sekarang tersebar melayani di seluruh wilayah Indonesia. “Beberapa di antaranya berasal dari berbagai daerah di Jawa dan di luar Jawa seperti Sumatra, Sulawesi, Halmahera, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. Para peserta yang hadir akan membagikan pengalaman dan perannya dalam program pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.
 
Mengangkat tema Hunger for Justice konferensi ini menghadirkan narasumber dari Jerman dan Indonesia, di antaranya adalah Beate Schreiber yang akan menyampaikan Campaign of Bread for theWorld, Dr. Erica Pardede untuk mengulas topik Justice to Food and Food Security, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T. dengan topik Moving Indonesia’s Capital: A New Hope for a Better Future.
 
Sementara itu perwakilan dari Stube Hemat akan menyampaikan topik Stube Hemat in the Midst of Hunger for Justice, sedangkan Susanne Werner mengulas topik Scholarship Work at Bread for the World and Alumni Networking, Rev. Mungky Sasmita dengan topik The Dynamic of Relationship among Religions in Indonesia, Dr.Rer.Nat. Ferry Kawur dengan topik OSW Alumni on Service: Reflection and Recollection, dan Nicola Breunig yang akan menyampaikan Presentation and Discussion of the Indonesian Strategy of Bread for the World.
 
Pada acara tersebut, organisasi mitra BfdW seperti Yayasan Kristen Untuk Kesehatan Umum (YAKKUM), Society for Health Education, Environment and Peace (SHEEP), dan Community Development (CD) Bethesda juga diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil kerja mereka.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif