NEWSTICKER
ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani
ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani

Aptisi: Hanya PTS Terakreditasi A Siap Kuliah Daring

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 19 Maret 2020 19:53
Jakarta: Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia menginstruksikan semua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring. Menyusul ditetapkannya Virus Korona sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO).
 
"Kami sudah instruksikan semua PTS bersiap-siap melaksanakan PJJ 100%, ini kondisi darurat dan memaksa semua pihak harus bisa menghadapi kondisi ini," tegas Ketua APTISI, Budi Djatmiko kepada Medcom.id, Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.
 
Namun Budi mengakui, belum semua PTS siap menggelar kuliah daring. Terlebih PTS yang masih terakreditasi B atau C.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Itu bukan tanpa sebab, kata dia, pertama karena ini masih baru bagi PT yang blm terakreditasi A, kemudian banyak yang belum memiliki sistem daring atau sistem teknologi PJJ.
 
"Mahalnya pembuatan konten dan belum siap para dosen membuatnya," jelasnya.
 
Semua itu juga dilatarbelakangi karena selama ini hanay perguruan tinggi terakreditasi A saja yang berhak 100 persen melaksanakan pembelajaran PJJ. Sementara untuk B dan C hanya boleh 50 persen PJJ.
 
"Karena pemerintah kita lambat membuat aturan, dulu hanya yang memiliki akreditasi institusi A yang boleh menggunakan daring atau PJJ dan baru tahun 2017 Kemenristekdikti memberikan kebebasan menggunakan daring sebanyak 50% pertemuan dengan daring tanpa dibatasi akreditasi," ungkapnya.
 
Sementara terkait upaya pencegahan penyebaran virus Korona di lingkungan kampus, APTISI mengimbau kepada semua pimpinan PTS seluruh indonesia untuk segera memberikan peringatankepada semua sivitas akademiknya agar bisa menyesuaikan kondisi di lingkungan tempat tinggal.
 
"Jika memungkinkan, sementara waktu menghindari pertemuan massal. Jika mungkin lakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan seluruh PTS di Indonesia sivitas akademiknya mampu mengedukasi pada lingkungannya terhadap bahaya virus Korona cara pencegahan dan menghindarinya," ucapnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif