Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah,  Kemendikbud, Khamim saat memberi selamat kepada siswa penerima emas di Belgia.  Foto:  Kemendikbud/Humas
Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbud, Khamim saat memberi selamat kepada siswa penerima emas di Belgia. Foto: Kemendikbud/Humas

Karateka Pelajar SD Indonesia Sabet Lima Medali di Belgia

Pendidikan Prestasi Pelajar
Syarief Oebaidillah • 14 November 2019 13:55
Tangerang: Pelajar Indonesia kembali mengukir prestasi membanggakan di jagat internasional. Khususnya delegasi karate SD Indonesia yang meraih tiga medali emas, satu perak dan satu perunggu pada turnamen karate internasional di Herstal, Belgia, pada 6-13 November 2019.
 
“Melalui capaian prestasi yang membanggakan Indonesia ini, kami berharap para juara duta olahraga kita ini dapat memantik motivasi siswa lain untuk berprestasi dalam berbagai bidang kegiatan internasional. Baik bidang akademik maupun olahraga," kata Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayan (Dikdasmen Kemendikbud), Khamim saat menyambut kedatangan delegasi karateka pelajar SD di Bndara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 13 November 2019.
 
Khamim berpesan, para juara turut berbagi pengalaman sebagai tutor sebaya di zona sekolahnya atau zona terdekat. Bila perlu di tingkat Kabupaten/Kota, hingga ke provinsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Khamim, pemerintah memberi apresiasi kepada para juara berupa beasiswa belajar dan uang pembinaan. Besaran uang pembinaan tersebut Rp5 juta bagi peraih medali emas, Rp4 juta bagi peraih perak, dan Rp3 juta untuk perunggu.
 
Dia menjelaskan, enam orang duta pelajar SD yang dikirim ke Belgia ini merupakan peraih medali emas pada kompetisi O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) tingkat Sekolah Dasar (SD) 2019 di Semarang, Jawa Tengah pada Agustus lalu.
 
Para pelajar berprestasi ini antara lain Callysta Almira Cahyati dari SDN Rangkah VI, Surabaya, Jawa Timur untuk Kata Perorangan Putri, Radhitya Rimba Adiyaksa Mahendra dari SDN Ponokawan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur untuk kategori Kata Perorangan Putra dan Ni Kadek Renia Sophia Putri dari SDN 3 Banjar Jawa, Kabupaten Buleleng, Bali untuk kategori Kumite Perorangan Putri.
 
Selain itu, Nindya Kirana Paramitha dari SDN Golo Yogyakarta untuk kategori Kumite Perorangan Putri, Muhammad Dhijey Lexsie UPT SPF SDN 101770, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara untuk kategori Kumite Perorangan Putra dan Daffa Raditya Widiarta dari SDN 2 Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat untuk kategori Kumite Perorangan Putra.
 
Khamim menambahkan, mereka menjalani pembinaan penuh selama satu bulan, sebelum mengikuti kompetisi Internasional 4th edition of International Karate Open of Province de Liege Tahun 2019 di Belgia yang diikuti 25 negara.
 
Adapun tiga siswa yang berhasil meraih medali emas adalah Radhitya Rimba Adiyaksa Mahendra, Callysta Almira Cahyati dan Muhammad Dhijey Lexsie. Satu medali perak juga diraih Muhammad Dhijey Lexsie dan perunggu oleh Ni Kadek Renia Sophia Putri.
 
Selama berlaga di arena internasional itu, delegasi pelajar didampingi satu team leader, dua wakil leader dan dua pelatih yaitu Khairullah, Supriyatna dan Keri Darwindo dari Kemendikbud, pelatih Richard Ardy Ganggas dan Ridi Okwar dari PB Federasi Olahraga Karate-do Indonesia
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif