CEO Medcom.id, Mirdal Akib dan Pemred Medcom.id, Budiyanto berfoto bersama sejumlah narasumber di Acara 'Digital Media Talk' yang digelar di Telkom University, Bandung.  Foto: Medcom.id/
CEO Medcom.id, Mirdal Akib dan Pemred Medcom.id, Budiyanto berfoto bersama sejumlah narasumber di Acara 'Digital Media Talk' yang digelar di Telkom University, Bandung. Foto: Medcom.id/

Medcom.id Dekatkan Mahasiswa Universitas Telkom dengan Jurnalisme Modern

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
P Aditya Prakasa • 20 November 2019 14:36
Bandung: Memasuki era revolusi industri 4.0 dengan disrupsi teknologinya turut memberi dampak terhadap perkembangan dunia jurnalistik. Untuk itu, menjadi sangat penting bagi generasi milenial, terutama mahasiswa sebagai calon pelaku media sekaligus penikmat produk jurnalistik dalam memahami perkembangan jurnalisme modern di era kekinian.
 
CEO Medcom.id Mirdal Akib mengatakan, saat ini mahasiswa tidak memiliki batas untuk belajar. Pasalnya, perkembangan teknologi telah mendukung masyarakat untuk mengikuti pembelajaran secara digital.
 
"Kuliah misalnya, sekarang tidak dibatasi lagi oleh langit-langit kelas, karena sekarang sudah punya banyak tools media untuk belajar. Bisa belajar langsung dari expert-nya (ahlinya) dengan melebihi konten-konten yang diajarkan di dalam kelas," kata Mirdal saat menjadi pembicara dalam seminar bertajuk "Digital Media Talk" di Universitas Telkom, Kota Bandung, Rabu, 20 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan untuk mahasiswa yang ingin terlibat dalam industri media, kata Mirdal, perlu juga membekali dengan dua hal, yakni karakter dan kompetensi. Dua hal itu tersebut penting dimiliki guna menyesuaikan dengan perkembangan dan perubahan zaman.
 
"Perubahan yang ada di depan, hampir di semua industri pun tidak bisa diprediksi. Yang dibutuhkan ada dua hal dari setiap sumber daya calon yang dibutuhkan, adalah karakter yang memiliki daya tahan dan kompetensi, harus punya sesuatu yang bisa dikembangkan," kata dia.
 
Menurut Mirdal, karakter dengan daya tahan juga menjadi salah satu kunci sukses dalam sebuah industri media. Hal tersebut membantu agar sebuah media massa tetap fokus pada tujuan.
 
"Endurance (daya tahan) tidak mengenal kondisi, yang penting fokus karena lingkungan pasti berubah-ubah. Kalau kalian menikmati proses, tujuan menjadi tidak terlalu penting. Yang menjadi masalah kalau tidak tujuan, satu langkah pun akan lelah, satu pukulan kalian akan tumbang," ucap Mirdal.
 
Dia mencontohkan, para jurnalis di Medcom.id wajib memiliki kemampuan melakukan berbagai tugas dalam satu waktu. Kemampuan tersebut menyesuaikan dengan perkembangan jurnalisme modern yang berkembanh tersebut.
 
"Di Medcom.id hanya ada jurnalis media yang harus bisa mengerjakan berbagai platform media yang ada. Dalam satu liputan peristiwa, dia harus bisa memberikan report (laporan) untuk ke Metro TV, Media indonesia, medcom.id, dan lain-lain. Jadi yang dibutuhkan yang multitasking, menyesuaikan apa yang dibutuhkan," kata Mirdal.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif