Kepala Badan Bahasa dan Perbukuan. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia
Kepala Badan Bahasa dan Perbukuan. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia

Tiga Laboratorium Siap Dukung Pelestarian Bahasa

Pendidikan Bahasa Indonesia
Intan Yunelia • 29 Oktober 2019 12:58
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mendirikan tiga laboratorium bahasa dalam tiga tahun terakhir. Ketiga laboratorium ini bertujuan melestarikan bahasa daerah dan literasi kebahasaan nasional.
 
Pertama, laboratorium kebinekaan bahasa dan sastra. Laboratorium ini memetakan dan mendata seluruh bahasa daerah di Indonesia. Sejauh ini sudah ada 400 bahasa daerah yang sudah didokumentasikan dari total 718 bahasa daerah.
 
"Ini bertahap, karena memang harus ada pengembangan desainnya yang memerlukan waktu untuk mengembangkan aplikasi-aplikasinya," kata Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud, Dadang Sunendar di acara ‘Puncak Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2019’ di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin, 28 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu ada laboratorium penerjemahan dan laboratorium forensik kebahasaan. Laboratorium ini menyiapkan tim ahli bahasa yang terbagi menjadi empat kategori.
 
Di antaranya, penerjemah, penyunting, pendamping penyusunan regulasi dan ahli bahasa sebagai saksi ahli di persidangan. "Empat hal itu terutama mungkin kasus-kasus yang menjadi kasus pidana. Kami ingin beberapa kasus yang dimunculkan di sana itu tentu seizin Polri (Kepolisian RI) dan Kejaksaan," terang Dadang.
 
Hal ini sekaligus mengedukasi masyarakat, bahwa masalah kebahasaan bukan hal sepele. Masalah bahasa bisa sampai ke pengadilan dan pelajaran bagi masyarakat agar bijak dalam berbahasa.
 
"Jadi manfaatnya ingin memberikan pembelajaran kepada masyarakat supaya mengenal kasus apa saja di bidang kebahasaan sampai ke pengadilan," pungkasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif