Rektor Telkom University, Adiwijaya. Foto: Instagram OSC Medcom
Rektor Telkom University, Adiwijaya. Foto: Instagram OSC Medcom

Mayoritas Mahasiswa Tel-U Magang di PT Telkom

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 15 Oktober 2020 11:13
Jakarta: Rektor Telkom University (Tel-U), Adiwijaya mengatakan, pihaknya memfasilitasi mahasiswanya untuk terus berkembang. Salah satunya dengan menerapkan magang di perusahaan-perusahaan digital dan telekomunikasi agar semakin dekat dengan dunia kerja seperti misi dari program Kampus Merdeka.
 
"Sesuai dengan prinsip Kampus Merdeka mahasiswa itu didukung memiliki pengalaman internship (magang) di industri," kata Adiwijaya dalam siaran akun Instagram @OSC_Medcom, Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Dia mengatakan, saat ini kampus yang menjadi mitra pemberi beasiswa OSC Medcom.id ini telah banyak membangun jaringan dengan perusahaan. Sehingga mahasiswa dengan mudah bisa mendapatkan akses magang di perusahaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apalagi kita sudah memiliki alumni 53 ribu lebih. Dan sebagian besar bergerak di industri digital," terangnya.
 
Baca juga:Mahasiswa UKDW Berbagi Ilmu Budidaya Lele dalam Ember
 
Dikaitkan dengan PT Telkom, Adiwijaya pun tak menampik jika Tel-U memiliki hubungan yang istimewa dengan perusahaan tersebut. Meski tak menjalin ikatan dinas, setidaknya mahasiswa Tel-U dipandang istimewa oleh PT Telkom, termasuk dalam memberi kesempatan untuk magang di perusahaan tersebut.
 
"Selalu ada support dari PT Telkom, meski tidak ada ikatan dinas lagi, namun mahasiswa kami mayoritas magang di Telkom dan anak perusahaannya," ungkapnya.
 
Saat ini pun lulusannya banyak yang bergerak di bidang digital dan telekomunikasi tidak hanya di PT Telkom. "Jadi setelah lulus mahasiswa akan mudah mencari kerja. Nah sekarang alumni Tel-U juga sudah ada empat atau lima orang yang jadi direksi PT Telkom," sebutnya.
 
Selain itu, pihaknya juga membekali mahasiswa untuk bisa beradaptasi dengan dunia kerja. Berbagai program telah dipersiapkan.
 
Mulai dari program Digital Talent Inkubator hingga Indonesia Next. Dua program ini nantinya menjadi modal untuk mahasiswa terjun ke dunia kerja, sebab PT Telkom sendirilah yang memberikan sertifikasi kepada mahasiswa bertalenta.
 
"Dan tentunya mahasiswa dibentuk sesuai kebutuhan zaman. Ada 75 skills set yang kita rancang," sambung Adiwijaya.
 
Lebih lanjut, program studi yang disediakan Tel-U pun telah diadaptasi sesuai kebutuhan zaman. Setidaknyaa ada 37 program studi yang sebagian besat bersifat kekinian dan dapat dipilih calon mahasiswa di kampus peringkat 17 berdasarkan klasterisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu.
 
"Ada manajemen bisnis dan informatika yang sangat dibutuhkan. Ada pula teknik biomedis yang bisa menjawab tantangan sekarang, yang pendekatannya sudah beda dengan teknologi digital," tutup dia.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif