Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Bantuan Penerbitan 100 Buku Terpilih Siap Dicairkan

Pendidikan Literasi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 07 November 2019 14:40
Jakarta: 100 judul buku akan diterbitkan dari penulis yang tergabung dalam Program "Penerbitan 5000 Buku". Selain 100 judul buku yang bakal diterbitkan oleh sejumlah penerbit yang tergabung dalam naungan IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) tersebut, terdapat juga 30 judul buku cadangan.
 
Sebelum terpilih menjadi 130 judul buku, tercatat 447 judul draf naskah buku masuk dalam program yang diinisiasi oleh Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama ini. Kemenag telah mengalokasikan anggaran senilai Rp1 Miliar untuk 100 (seratus) naskah buku yang diterbitkan.
 
Kepala Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kemenag, Suwendi, menyatakan pemilihan buku-buku yang diterbitkan berdasar atas kalayakan akademik dan pemasaran yang dilakukan oleh pihak penerbit, IKAPI, dan Kementerian Agama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami memberikan dukungan bantuan yang akan diterima oleh penulis. Dukungan bantuan itu digunakan untuk reward bagi penulis, bantuan operasional bagi penerbit, dan bantuan stimulasi untuk diseminasi buku, seperti penyelenggaraan bedah buku, seminar, dan lainnya,” kata Suwendi dalam siaran pers Kemenag, Jakarta, Kamis, 7 November 2019.
 
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kemenag, Kamaruddin Amin, mengatakan, program Penerbitan 5.000 Buku merupakan bagian dari upaya Kemenag untuk memperkaya referensi dan meningkatkan literasi masyarakat.“Mulai dari basis regulasi sistem perbukuan, hingga kini telah lahir Undang-Undang, Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri Agama yang terkait dengan Sistem Perbukuan. Bahkan, kini gencar melakukan program penerbitan 5.000 Buku,” kata Kamaruddin.
 
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim mengatakan, produktivitas penulisan buku merupakan manifestasi dari reproduksi keilmuan yang harus terus ditingkatkan. Menurutnya dosen harus memiliki karya tulis, terutama berupa buku.
 
"Melalui buku ini, akan tercermin gagasan, orisinalitas pemikiran, dan produktivitas, serta intelektualitas seorang dosen. Lebih lagi, kebijakan peningkatan kualitas dan kuantitas guru besar di lingkungan PTKI saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan. Oleh karenanya, upaya penerbitan buku menjadi kebijakan terdepan,” ungkap guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif