Ilustrasi. Foto: MI/Galih Pradipta
Ilustrasi. Foto: MI/Galih Pradipta

Siswa Madrasah Diminta Kuasai Bahasa Asing

Pendidikan Madrasah
Intan Yunelia • 03 Januari 2020 12:11
Jakarta: Menteri Agama, Fachrul Razi meminta Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah untuk memperkuat program pengembangan bahasa dan teknologi. Salah satunya agar siswa madrasah dapat menguasai setidaknya satu bahasa asing saat lulus.
 
"Madrasah harus mencetak generasi unggul dan dapat bersaing di dunia luar. Anak madrasah harus bisa menangkap peluang kerja," kata Fachrul dalam siaran pers, Jumat, 3 Januari 2020.
 
Direktur KSKK Madrasah A. Umar menjelaskan, pengembangan bahasa di madrasah selama ini lebih menekankan pada penguasaan bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Mandarin. Program pengembangan ini berlaku untuk seluruh siswa madrasah, baik siswa Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah ataupun Raudhatul Athfal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semua siswa madrasah harus menguasai salah satu dari tiga bahasa ini, tentu sesuai dengan minat masing-masing. Yang minat bahasa Arab silakan, bahasa Inggris silakan, ataupun bahasa Mandarin silakan. Tetapi yang ingin tiga-tiganya juga oke," ujar Umar.
 
Umar mengakui, dengan penguasaan bahasa disertai teknologi yang bagus, para santri ini nantinya dapat bersaing dengan baik ketika lulus. Tak hanya di tingkat nasional, namun juga di kancah internasional.
 
Di bidang teknologi informasi, siswa juga diharapkan kompeten dan menguasai teknologi dasar. Seperti digital learning, e-learning. Tentu hal itu kurikulumnya disesuaikan dengan tingkat madrasahnya.
 
"Untuk RA belum kita kenalkan bagaimana pembelajaran berbasis e-learning. Baru basic atau dasarnya dulu. Mungkin itu akan diterapkan di tingkat Aliyah," tutur Umar.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif