Ilustrasi vaksinasi. Medcom.id/Ilham Pratama
Ilustrasi vaksinasi. Medcom.id/Ilham Pratama

Nadiem Kerahkan 13 Ribu SDM Perguruan Tinggi untuk Jadi Vaksinator

Pendidikan Guru vaksin covid-19 Perguruan Tinggi Vaksinasi covid-19 Vaksin Slank untuk Indonesia
Ilham Pratama Putra • 31 Mei 2021 18:15
Jakarta:  Pemerintah terus mengejar target vaksinasi covid-19 untuk para pendidik akan selesai paling lambat Agustus 2021.  Untuk itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Menristekdikbud), Nadiem Makarim mengerahkan sumber daya di perguruan tinggi untuk mempercepat capaian target tersebut.
 
"Kita mengumpulkan pahlawan kita dari Perguruan Tinggi Negeri dan swasta, ada hampir 13 ribu SDM dari perguruan tinggi akan membantu vaksinasi," kata Nadiem dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR yang digelar secara daring, Senin, 31 Mei 2021.
 
Lebih lanjut, ia merincikan bahwa terdapat 28 fakultas kesehatan dari PTN yang terlibat. Sementara untuk di PTS ada 21 fakultas kesehatan yang akan ikut membantu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini semua vaksinator yang akan kita gunakan, kita kerahkan khusus mengakselerasi (vaksinasi)," ujarnya.
 
Menurutnya, tambahan 13 ribu vaksinator ini akan sangat mempercepat proses vaksinasi pada para pendidik. "Jadi ini armada tambahan dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan) juga. Peran perguruan tinggi untuk menjadi SDM fasilator vaksinasi. Kami akan meyelenggarakan acara dan lokasinya," jelas Nadiem.
 
Hingga saat ini, ketercapaian vaksinasi pendidik sendiri baru 28 persen. "28 persen dari 5,6 juta pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia sudah tervaksinasi," ungkapnya.
 
Baca juga:  Target Vaksinasi Guru dan Dosen Mundur ke Agustus 2021
 
Namun bagi Nadiem capaian tersebut sudah bagus. Sebab dapat dilakukan dalam waktu yang singkat dan kondisi keterbatasan pasokan vaksin.
 
"Dengan pasokan vaksin yang sering terhambat dengan waktu yang lumayan singkat," ujar dia.
 
Vaksin untuk Indonesia
 
Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.
 
Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif