Dirjen Dikdasmen, Hamid Muhammad, Medcom.id/Intan Yunelia.
Dirjen Dikdasmen, Hamid Muhammad, Medcom.id/Intan Yunelia.

279 Dapodik SMK Ditutup

Pendidikan Pendidikan Vokasi
Intan Yunelia • 18 April 2019 16:51
Jakarta: Sebanyak 279 Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terpaksa ditutup oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penyebabnya banyak SMK yang sudah tidak aktif lagi, namun dapodiknya aktif sehingga tetap menerima sejumlah bantuan dari pemerintah
 
"Kemarin kami harus menutup dapodik untuk 279 SMK. Mulai Januari ini (2019)," kata Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad pada saat Pengesahan 81 Skema Sertifikasi KKNI Level II dan III Untuk SMK di Gedung E Kemendikbud, ?Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta?, Kamis, 18 April 2019.
 
Mayoritas Dapodik yang ditutup berasal sekolah dari wilayah Jawa. Khususnya di wilayah Jawa Barat. Proses penutupan dapodik tengah ditangani Direktorat Jenderal Pembinaan SMK Kemendikbud.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebarannya di Jawa, khususnya di Jawa Barat," ujar Hamid.
 
Baca:Kondisi 10.000 SMK Tak Ideal
 
Dapodik memiliki data pokok berisi laporan aktivitas kegiatan belajar dan mengajar serta kondisi sekolah. Sementara banyaknya SMK yang nonaktif berimbas tidak adanya laporan aktivitas di Dapodik dan terpaksa harus ditutup.
 
"Sekolah seharusnya terus melaporkan aktivitas di sekolahnya, nah ini padahal di lapangan sudah tidak ada aktivitas," terangnya.
 
Kewenangan untuk menutup SMK nonaktif ini nantinya ada di tangan pemerintah daerah dalam hal ini gubernur. Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mendesak Kemendikbud untuk segera menutup SMK yang sudah tak layak lagi.
 
"Tapi kan Kemendikbud enggak punya hak menutup sekolah, yang boleh menutup itu adalah gubernur," pungkasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif