Ilustrasi kuliah. Medcom.id
Ilustrasi kuliah. Medcom.id

Asosiasi Dukung Penerima Beasiswa LPDP Wajib Kembali ke RI

Antara • 03 Maret 2022 15:46
Jakarta: Asosiasi Penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atau Mata Garuda mendukung alumni penerima beasiswa LPDP kembali ke Indonesia. Alumni mesti berkontribusi bagi negara.
 
"Sebagai awardee LPDP, kami mendukung alumni beasiswa LPDP diwajibkan kembali ke Indonesia supaya bisa langsung mengabdi dan berkontribusi baik di eksekutif, legislatif, yudikatif, swasta, organisasi, perguruan tinggi, dan lain-lain," kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Penerima Beasiswa LPDP/Mata Garuda Satya Hangga Yudha Widya Putra dikutip dari Antara, Kamis, 3 Maret 2022.
 
Dia mengatakan LPDP merupakan beasiswa di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang disediakan untuk putra dan putri Indonesia. Khususnya bagi mereka yang memiliki kemampuan akademik dan kemauan melanjutkan pendidikan S2 dan S3 baik di dalam maupun di luar negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hangga menyebut sejak 2013 sampai 2021 lebih dari 30.000 penerima beasiswa (awardee) LPDP dari 34 provinsi. Mereka kini tersebar di 36 negara.
 
"Sebanyak 68,1 persen ada di dalam negeri dan 31,9 persen di luar negeri dengan 61,94 persen alumni memberikan konfirmasi telah memiliki pekerjaan di sektor publik," beber dia.
 
Beasiswa LPDP terdiri atas umum, targeted, dan afirmasi. Beasiswa terbuka untuk semua warga negara Indonesia (WNI).
 
"Sampai saat ini, awardee maupun alumni berasal dari berbagai macam suku, etnis, ras, agama, dan latar belakang mereka sangat beragam," ujar Hangga.

Kontribusi bagi negara

Salah satu awardee LPDP dari Sulawesi Selatan, Syurawasti Muhidin, mengabdi untuk negara. Syurawasti lulus seleksi beasiswa pada 2018 dan melanjutkan studi Magister Psikologi UGM pada Agustus 2019 dengan beasiswa LPDP dan lulus pada Mei 2021.
 
"Setelah lulus tahun lalu, sekarang saya kembali mengajar di almamater S1 saya di Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin," kata dia.
 
Penerima beasiswa LPDP lainnya, Mayer Harsin Wali, asal Papua setelah lulus pada 2019 bekerja di Universitas Terbuka (UT). "Saya juga banyak tergabung di berbagai komunitas khususnya di Papua sebagai tempat mengabdi selain mengajar sebagai tutor di UT," ujar dia.
 
Sedangkan, Dwi Suratmini, awardee LPDP dari Yogyakarta memutuskan menjadi relawan covid-19. Dwi lulus dari Jurusan Keperawatan Universitas Indonesia dengan beasiswa LPDP pada 2020.
 
"Saya memutuskan menjadi relawan covid-19 karena ingin berkontribusi kepada negara yang sedang kesulitan. Saat itu, banyak kekurangan tenaga kesehatan," kata dia.
 
Baca: Awas Keliru! Ini Ketentuan LoA untuk Pendaftaran LPDP 2022
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif