Guru Besar Universitas Tidar (Untidar) Magelang Sri Haryati. Branda Antara
Guru Besar Universitas Tidar (Untidar) Magelang Sri Haryati. Branda Antara

Pandemi Covid-19 Dinilai Berdampak Turunnya Daya Belajar Siswa

Antara • 26 Mei 2022 11:47
Jakarta: Guru Besar Universitas Tidar (Untidar) Magelang Sri Haryati mengatakan pandemi covid-19 telah membawa dampak luar biasa. Salah satunya menurunnya daya belajar siswa.
 
"Banyak siswa mengalami learning loss dan jika dibiarkan akan sangat berbahaya bagi mereka, maka perlu dilakukan mitigasi," kata Sri pada pengukuhan guru besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untidar dikutip dari Antara, Kamis, 26 Mei 2022.
 
Dia menjelaskan learning loss merupakan kondisi sebagian kecil atau sebagian besar capaian hasil belajar siswa hilang akibat terhentinya atau terganggunya proses pembelajaran di sistem pendidikan. Hasil belajar tersebut dapat berupa kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
 
Sri menuturkan mitigasi learning loss mesti dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko dan dampak hilangnya capaian hasil belajar siswa karena terganggunya proses pembelajaran yang diakibatkan pandemi. Dia mengatakan berapa pun usia mereka dan apa pun setting sekolah tempat mereka belajar terdapat beberapa strategi bagi pendidik untuk membantu menanggulangi learning loss, antara lain ajarkan materi-materi inti dengan metode spiral.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Metode spiral merupakan strategi pembelajaran yang berfokus pada kegiatan menelaah materi-materi tertentu pada kurikulum. Siswa mengulangi materi tersebut beberapa kali dalam satu semester atau satu tahun.
 
Kemudian, tekankan isi pembelajaran yang merupakan prasyarat pembelajaran masa depan. Banyak pengetahuan dan keterampilan dasar yang penting untuk pembelajaran pada masa depan harus dipadukan.
 
"Oleh sebab itu, seorang pendidik perlu mengidentifikasi semua materi yang merupakan prasyarat bagi pembelajaran masa mendatang," kata dia.
 
Selain itu, ciptakan pembelajaran kilat untuk materi khusus setelah memutuskan materi prasyarat. Guru perlu menciptakan pembelajaran yang membuat siswa mampu mempelajari dan menguasai materi itu secepat mungkin dan seteliti mungkin.
 
Kemudian, gunakan perencanaan fleksibel ketika siswa belajar dengan menggunakan materi-materi yang dikembangkan secara khusus sesuai kebutuhan mereka. Sri mengatakan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran akan meningkat tajam.
 
"Untuk membantu siswa menguasai konsep-konsep inti yang dibutuhkan siswa, sediakan sumber belajar yang spesifik yang secara khusus dirancang sesuai tingkat pembelajaran siswa," kata dia.
 
Sri menyebut mitigasi learning loss di masa pandemi dan sesudahnya hendaknya institusi pendidikan bertindak bijaksana dalam menangani permasalahan ini. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan sebelum kebijakan diambil dengan berpegang pada prinsip setiap kebijakan pasti ada yang dirugikan.
 
"Yang terpenting adalah bahwa proporsi yang dirugikan hendaknya dapat ditekan sekecil mungkin, sehingga kebijakan akan terterima di semua lini," tutur dia.
 
Baca: Sektor Pendidikan Butuh Langkah Strategis untuk Atasi Learning Loss
 
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif