ANT/Novrian Arbi.
ANT/Novrian Arbi.

Psikolog Imbau Orangtua Kontrol Aktivitas Medsos Anak

Pendidikan kekerasan anak kekerasan
Antara • 12 April 2019 08:08
Makassar: Psikolog Perkembangan dan Pendidikan, Eva Meizara Puspita Dewi meminta orang tua lebih meningkatkan kontrol penggunaan media sosial (medsos) pada anak-anak. Sebab materi di medsos bisa berdampak pada pola pikir, moral dan psikologis anak.
 
"Karena media sosial sekarang ini sudah bebas banget," kata Eva seperti dikutip dari Antara, Kamis, 11 April 2019.
 
Sementara bagi remaja atau anak-anak, tengah berada di usia trial (mencoba) yang tinggi. "Mereka meniru, sehingga apa yang diliat itu yang ditiru," jelas Eva.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kontrol kepada anak, kata Eva bukan hanya sebatas melihat kecenderungan anak bergaul di dunia nyata namun juga butuh kontrol yang lebih di dunia maya. Sebab pergaulan dan interaksi saat ini lebih banyak menggunakan medsos.
 
"Sehingga dibutuhkan sajian-sajian edukasi agar berdampak baikbagi perkembangan moril anak," kata Eva.
 
Baca:Mendikbud Luruskan Fakta Penganiayaan yang Viral di Medsos
 
Menurut Eva, tanggung jawab keluarga paling penting sebagai unsur komunitas kecil dan utama dalam perkembangan anak menghadapi era yang super canggih. Ironisnya, tren ini bukan hanya di daerah perkotaan saja, namun begitu pula pada wilayah pedesaan.
 
"Sekarang medsos sudah sampai di desa-desa bahkan di pelosok, jadi semuanya sudah tersentuh dan akses itu terbuka secara luas tanpa ada batasan," terangnya.
 
Untuk itu, pemerintah juga harus berperan dalam menyaring konten-konten yang tidak selayaknya dipertontonkan secara komersil. Selain keluarga, peranan sekolah juga sangat menentukan pembentukan karakter pada anak-anak.
 
Memperbanyak edukasi terkait bahaya medsos, pendalaman literasi media, serta upaya pencegahan menjadi hal yang sangat dibutuhkan saat ini. Eva juga menyampaikan, bahwa sekolah seharusnya ada pencegahan berupa hukuman yang jelas bagi siswa yang melakukan hujatan atau cacian melalui medsos.
 
Baca:Ibu-ibu Sarankan Pelaku Dijatuhi Sanksi Kerja Sosial
 
Sebab jika tidak ada, anak-anak akan merasa tidak terjadi apa-apa. "Seperti yang sering muncul, bullyingantarsesama siswa. Guru tidak boleh tinggal diam, harus mengambil langkah-langkah pencegahan agar hal ini tidak terjadi terus menerus bahkan bertambah dan dilakukan anak-anak yang lain," tandas Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) ini.
 
Selain itu, masyarakat juga andil dalam mencegah dampak negatif medsos. Masyarakat harus saling menjaga satu sama lain, berani menegur jika ada hal-hal yang tidak sesuai kepada anak-anak.
 
"Anak yang dimaksud bukan hanya anak biologis kita, tapi anak-anak sekitar kita menjadi tanggung jawab bersama. Memang ini perlu didiskusikan oleh orangtua, perlu pemahaman komperehensif supaya tidak ada ketersinggungan," jelasnya.
 
Perbaikan tayangan televisi sebagai tontonan masyarakat juga dianggap Eva menjadi tugas pemerintah untuk mengupayakan perbaikan masa depan bangsa. Sebab tidak sedikit tayangan malah dianggap memicu kasus bullying maupun perilaku tidak terpuji kerap dipertontonkan di
televisi.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif