Mendikbud, Nadiem Makarim saat menyampaikan sambutan di pengukuhan mahasiswa baru ITS.
Mendikbud, Nadiem Makarim saat menyampaikan sambutan di pengukuhan mahasiswa baru ITS.

Nadiem dan Susi Pudjiastuti Beri Wejangan untuk Mahasiswa Baru ITS

Pendidikan Pendidikan Tinggi Nadiem Makarim
Citra Larasati • 17 September 2020 00:31
Jakarta: Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Mochamad Ashari mengukuhkan sebanyak 7.958 mahasiswa baru (maba) tahun akademik 2020/2021. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di masa pandemi ini pengukuhan maba dilakukan secara daring dengan menerapkan protokol kesehatan.
 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim yang memberikan sambutan secara virtual menuturkan, bahwa pendidikan adalah kunci dalam proses pembelajaran dan solusi berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa.
 
Maka dari itu, kata Nadiem, mahasiswa sebagai kalangan terdidik sudah seharusnya menjadi agen penggerak dan pemberi solusi untuk bangsa. “Diharapkan, mahasiswa tetap kehausan untuk belajar, menggali bakat sesuai minat dan meningkatkan kompetensinya di era baru revolusi industri 4.0 dan society 5.0,” tutur Nadiem dalam keterangannya, Rabu, 16 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain Mendikbud, mahasiswa ITS juga mendapatkan wejangan langsung dari salah satu tokoh inspiratif, yakni Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019, Susi Pudjiastuti yang juga hadir secara daring.
 
Baca juga:Soal Tes OSC Medcom.id Lebih Mudah dari SBMPTN
 
Susi menyampaikan pesankepada para mahasiswa baru ITS untuk tetap belajar dengan serius dan merdeka. “Open your eyes, open your mind dan open your ears, karena pendidikan saat ini bukan seperti zaman dulu yang konvensional, para mahasiswa bisa bebas belajar dan menyumbangkan ide-idenya,” seru Susi.
 
Menurut Susi, walaupun di masa pandemi ini, masyarakat Indonesia tidak boleh mundur. Bahkan seharusnya hal ini dapat dijadikan sebagai peluang untuk mengembangkan kreativitas yang ada.
 
“Sehingga nantinya kalian bisa menjadi alumni yang dapat membanggakan almamater, bangsa dan negara,” pesan Susi.
 
Sementara itu Ashari memberikan sambutan dan pesan kepada para mahasiswa baru. Ashari mengatakan, dengan semangat pahlawan 10 November 1945, mahasiswa angkatan 2020 ini kelak akan menjadi pemimpin masa depan melalui ITS.
 
“Bersama ITS yang merupakan perguruan tinggi terbaik di Indonesia, bereputasi dunia, kita berkarya dan berkontribusi untuk bangsa,” kata Ashari.
 
Ashari juga mengingatkan agar para maba ITSmenguasai era industri 4.0 ini. Dengan fasilitas yang ada di ITS, para mahasiswa baru bisa ikut bergabung melakukan riset-riset dan penelitian di Research Center ITS maupun di laboratorium yang telah disediakan.
 
“Sebagai angkatan baru, mari kita pegang 3C, yakni Complex Problem Solving, Creativity, dan Critical Thinking,” ujar guru besar Teknik Elektro ini.
 
Seperti halnya saat wisuda sebelumnya, para pimpinan ITS mengikuti prosesi pengukuhan secara luring di Auditorium Gedung Riset Center ITS. Sementara itu, para maba mengikuti dan menyaksikan jalannya prosesi dari rumah masing-masing melalui aplikasi teleconference dan kanal YouTube serta media sosial resmi ITS.
 
Walaupun dilaksanakan secara daring, ITS tetap mampu menghidupkan semangat maba dengan mengajak tur kampus secara virtual menggunakan permainan Minecraft yang sangat apik. Sehingga maba seolah-olah diajak merasakan hadir secara langsung di salah satu kampus teknologi terbaik di Indonesia ini.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif