NEWSTICKER
Rektor UNS, Jamal Wiwoho. Foto: Istimewa
Rektor UNS, Jamal Wiwoho. Foto: Istimewa

UNS Mulai Batasi Pengunjung Masuk Kampus

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Triawati Prihatsari • 22 Maret 2020 23:02
Solo: Tanggap wabah virus korona, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mulai membatasi pengunjung yang masuk kampus. Pembatasan mulai diberlakukan sejak Jumat, 21 Maret 2020 dan berlaku terutama saat akhir pekan.
 
Kontrol pembatasan pengunjung masuk kampus UNS dilakukan dengan memberlakukan satu saja akses masuk dan keluar kampus. Rektor UNS, Jamal Wiwoho menyampaikan, pintu gerbang kampus di Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik ditutup untuk membatasi keluar masuknya orang yang tidak teridentifikasi.
 
Selain itu, khusus untuk Hari Sabtu dan Minggu, serta hari libur nasional, pintu gerbang kampus yang dibuka hanya di bagian selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan diberlakukan screening yang lebih ketat di gerbang selatan tersebut. Pengecekan dilakukan menggunakan thermometer forehead," terang Jamal, Minggu, 22 Maret 2020.
 
Dia juga membeberkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh unit untuk melaksanakan pembatasan pengunjung tersebut. Termasuk kepada seluruh mahasiswa UNS, karena pada prinsipnya sudah tidak boleh ada kegiatan mahasiswa di dalam kampus.
 
"Seluruh mahasiswa harus memahaminya. Pembatasan ini dilakukan agar orang-orang yang memang tidak benar-benar punya kepentingan dengan UNS, kita larang masuk," tegasnya.
 
Baca juga:Antisipasi Korona, UNS Bakal Kuliah Online Dua Pekan
 
Dalam kesempatan yang sama, UNS juga telah melakukan sejumlah kebijakan dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus korona. Salah satunya dengan meniadakan ibadah salat Jumat di masjid kampus Nurul Huda. Peniadaan sholat Jumat diumumkan melalui Surat Edaran (SE) dengan nomor 022/NH-UNS/B/III/2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah di Masjid Nurul Huda UNS dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19.
 
Dalam surat yang dikeluarkan tanggal 19 Maret 2020 dan ditandatangani Ketua Takmir, Ahmad Yunus tersebut mengatakan salat Jumat ditiadakan dengan beberapa pertimbangan.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif