Salah satunya adalah tari kolosal “Maeki Ri Mangkasara” yang membawa nuansa budaya Makassar ke tengah perayaan kemerdekaan di Istana Merdeka. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari rangkaian hiburan dan pertunjukan budaya dalam perayaan HUT ke-81 RI.
Kehadiran tari kolosal ini menarik karena menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya menghadirkan simbol-simbol kenegaraan, tetapi juga memberikan ruang bagi identitas budaya daerah untuk tampil di panggung nasional.
Bawa Identitas Makassar ke Panggung Nasional
Nama Maeki Ri Mangkasara menggunakan bahasa Makassar. Kata maeki dalam konteks bahasa Makassar digunakan sebagai bentuk ajakan yang bermakna “marilah”, sementara ri Mangkasara merujuk pada Makassar. Dengan demikian, judul tersebut dapat dipahami sebagai sebuah ajakan untuk datang atau hadir di Makassar.Dalam pertunjukan HUT ke-81 RI, nama tersebut kemudian menjadi identitas yang membawa nuansa Makassar ke Istana Merdeka. Tari kolosal ini ditampilkan oleh para penari dalam formasi besar sehingga pertunjukannya tidak hanya mengandalkan gerakan tari secara individual, tetapi juga kekuatan visual dari kekompakan kelompok.
Kehadirannya menjadi salah satu bagian yang membuat perayaan setelah upacara berlangsung lebih meriah. Lebih menarik lagi, kehadiran Maeki Ri Mangkasara memperlihatkan bagaimana budaya daerah dapat ditempatkan berdampingan dengan seremoni kenegaraan.
Makassar tidak hanya hadir sebagai nama daerah, tetapi melalui gerak, musik, kostum, dan koreografi yang dibawa para penampil.
Pesan Kebudayaan dalam HUT ke-81 RI
Pertunjukan Maeki Ri Mangkasara menjadi salah satu bentuk bagaimana keberagaman budaya Indonesia ditampilkan dalam peringatan kemerdekaan. Setelah upacara yang sarat dengan prosesi formal, tari kolosal menghadirkan suasana yang lebih dinamis sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya Nusantara.Pemilihan karya bernuansa Makassar juga memperluas gambaran tentang Indonesia dalam perayaan HUT ke-81 RI. Jika upacara menampilkan simbol persatuan melalui tata kenegaraan, pertunjukan budaya menunjukkan persatuan melalui keberagaman tradisi daerah. Tari kolosal tersebut juga menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya berbicara mengenai sejarah perjuangan, tetapi juga mengenai kebudayaan yang terus hidup dan berkembang.
Dengan tampilnya Maeki Ri Mangkasara di Istana Merdeka, budaya Makassar mendapatkan ruang untuk disaksikan dalam salah satu perhelatan kenegaraan paling penting di Indonesia. Pertunjukan ini pun menjadi bagian dari wajah HUT ke-81 RI yang tidak hanya khidmat, tetapi juga meriah dan sarat keberagaman budaya. (Adinda Kinanthi)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda