Ilustrasi seleksi CPNS.  Foto: MI/Panca Syurkani
Ilustrasi seleksi CPNS. Foto: MI/Panca Syurkani

BPPT Ajukan 461 Formasi Perekayasa di Rekrutmen CPNS 2019

Pendidikan seleksi cpns
Intan Yunelia • 11 September 2019 15:49
Jakarta:Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengajukan 461 formasi perekayasa dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang rencananya akan dibuka awal Oktober 2019. Formasi tersebut untuk jabatan perekayasa dari tingkat muda hingga utama.
 
“Kita mengajukan 461 orang, kalau bisa ditambah sampai 500 perekayasa itu bagus. Ini belum tahu berapa dapatnya kita,” kata Kepala BPPT, Hammam Riza saat dihubungi Medcom.id, Rabu 11 September 2019.
 
Hammam mengakui, untuk posisi perekayasa di BPPT membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) tahun ini. Mengingat banyak perekayasa di BPPT yang akan memasuki masa pensiun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dibutuhkan perekayasa-perekayasa usia lebih muda agar dapat menciptakan inovasi-inovasi terbarukan dan mengikuti perkembangan zaman. “Terlalu banyak kesenjangan (di kalangan PNS Perekayasa) dan terlalu jauh gap-nya. Walaupun batas usia pensiun sekarang sudah dinaikkan. Sehingga banyak perekayasa yang umur 60 bisa pensiun sampai 70 tahun,” ujar Hammam.
 
Bagi para pelamar CPNS untuk formasi perekayasa, diharapkan dapat memenuhi persyaratan. Di antaranya memiliki kapasitas dan kompetensi yang sesuai dengan program flagship yang sedang digodok BPPT.
 
“Perekayasa ini harus memenuhi kualifikasi dan kita ingin mendapatkan CPNS itu sesuai dengan prioritas riset nasional dan program flagship namanya,” jelas Hammam.
 
Beberapa program tersebut di antaranya, pembangkit listrik tenaga panas bumi skala kecil, industri garam terintegrasi, memiliki Male drone dengan kemampuan terbang jarak jauh, charging untuk mobil listrik dan bahan baku obat. Kemudian untuk super proyek nasional adalah Super Project Ina TEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System) menggunakan Buoy maupun kabel.
 
“Jadi sangat banyak dan kita harapkan SDM itu dibangun dari awal melalui CPNS ini, sehingga nanti Flagship ini yang ada di dalam tiga-empat tahun kemudian akan berbuah sebagai inovasi baru bagi Indonesia,” tuturnya.
 
Sebanyak 461 CPNS perekayasa ini akan dibagi menjadi sejumlah formasi. Di antaranya, Asisten Perekayasa Muda, Asisten Perekayasa Madya, Ajun Perekayasa Muda, Ajun Perekayasa Madya, Perekayasa Muda, Perekayasa Madya, Ahli Perekayasa Muda, Ahli Perekayasa Madya, Ahli Perekayasa Utama.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif