Revisi UU ASN Tak Kunjung Selesai

Guru Honorer Minta Presiden Terbitkan Perppu ASN

Intan Yunelia 14 September 2018 19:19 WIB
Guru Honorer
Guru Honorer Minta Presiden Terbitkan Perppu ASN
Seorang guru honorer membentangkan spanduk saat melakukan unjuk rasa, MI/Ramdani.
Jakarta:Aksi demo yang digelar Front Pembela Honor Indonesia (FPHI) hari ini, Jumat, 14 September 2018 menyuarakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).  Mengingat revisi Undang-undang ASN belum kunjung dirampungkan.

"Kami minta kepada Bapak Presiden Jokowi agar dibuatlah Perppu, supaya berjalan pemerintahan ini dengan baik," kata Sekretaris Jenderal FPHI, M Nur Rambe kepada Medcom.id, Jumat, 14 September 2018.


Ratusan guru honorer menggelar aksi long march dari kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) ke Istana Negara Jumat siang, 14 September 2018.  Pendemo menuntut pemerintah, agar segera memberikan payung hukum kepada tenaga honorer. 

Menurutnya revisi Undang-undang ASN sebelumnya tak kunjung selesai. Sedangkan status guru honorer semakin tidak berujung kepada kejelasan.

Baca: Guru Honorer Tuntut Payung Hukum dari Pemerintah

"Karena revisinya (UU ASN) enggakpernah benar sampai sekarang sudah empat tahun. Artinya dan itu tidak berjalan dengan semestinya,"ujar Rambe.

Ia berharap dengan aksi demo ini bisa mempertemukan para honorer dengan Presiden Joko Widodo. Untuk membicarakan ketidakjelasan PermenPAN Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018.

"Kita berharap bertemu dengan Bapak Presiden RI," pungkasnya.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id