Pemilihan Rektor UIN Jakarta. DOK UIN Jakarta
Pemilihan Rektor UIN Jakarta. DOK UIN Jakarta

Update Pemilihan Rektor UIN Jakarta: Berkas 17 Bakal Calon Diserahkan ke Senat

Renatha Swasty • 30 September 2022 12:15
Jakarta: Rektor UIN Jakarta Amany Lubis menyerahkan berkas bakal calon (balon) Rektor UIN Jakarta periode 2023-2027 kepada Ketua Senat UIN Jakarta Dede Rosyada. Serah terima ditandai dengan penyerahan berkas penerimaan baik berita acara verifikasi tim penjaringan dan 17 nama balon rektor. 
 
Termasuk, boks container berisi curriculum vitae dan Instrumen Pernyataan Kualifikasi Diri atau PKD masing-masing balon. Penyerahan turut disaksikan Sekretaris Senat Masri Mansoer, Ketua Komisi Senat Amirul Hadi, dan Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN Jakarta Afwan Faizin.
 
“Alhamdulillah hari ini, Kamis 29 September 2022, kita serahkan berkas hasil Panitia Penjaringan Balon Rektor UIN Jakarta periode 2023-2027. Tadi kita serahkan pada Ketua dan Sekretaris, disaksikan Ketua Komisi Amirul Hadi,” ujar Amany dikutip dari laman uinjkt.ac.id, Jumat, 30 September 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, tahap pelaksanaan pemilihan rektor diserahkan kepada Senat Universitas. Salah satunya, proses pemberian pertimbangan kualitatif Senat kepada masing-masing kandidat atas visi misi dan program kerja yang mereka paparkan.
 
Amany berharap pemilihan rektor nantinya berjalan lancar dengan sistem pemilihan yang bisa membuka nuansa baru di UIN Jakarta. “Total balonnya kan 17 orang. Insyaallah semuanya kader terbaik di UIN Jakarta,” kata dia.
 
Ketua Senat Dede mengungkapkan pihaknya segera menyiapkan pelaksanaan proses pemilihan sehingga bisa berjalan sesuai tenggat yang direncanakan. Seperti rapat pendahuluan pimpinan dan anggota senat dan mengundang seluruh kandidat menyampaikan visi misi dan program kerja.
 
“Serta penyiapan hal-hal teknis lainnya sehingga proses pemilihan nanti berjalan lancar,” ujar dia.
 
Berdasarkan rundown pelaksanaan pemilihan rektor, setelah penyerahan berkas dari rektor kepada Senat pada 29 September 2022, tahapan selanjutnya pemberian pertimbangan kualitatif Senat terhadap masing-masing calon. Ini berlangsung pada 30 September hingga 10 Oktober 2022.
 
Tahapan pemberian pertimbangan kualitatif dengan meminta seluruh bakal calon mempresentasikan visi misi dan program kerja mereka di hadapan Senat Universitas. “Harapannya kita bisa mendapatkan rektor yang pasti terbaik yang kita punya hari ini sehingga bisa membawa kemajuan bagi UIN Jakarta, seperti meningkatkan produktivitas keilmuan dengan indikator peningkatan publikasi, penelitian, jumlah paten,” papar dia.
 
Baca juga: Banjir Peminat, 17 Orang Lolos Bakal Calon Rektor UIN Jakarta Periode 2023-2027 

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif