Rektor IPB Arif Satria. Zoom
Rektor IPB Arif Satria. Zoom

Arif Satria Resmi Jabat Ketua Forum Rektor Indonesia 2020

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 04 Juli 2020 18:53
Jakarta: Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria resmi menjadi Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) 2020. Arif Satria terpilih menggantikan Ketua FRI sebelumnnya, yakni Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama.
 
Arif menyampaikan kesiapannya memenuhi harapan Presiden Joko Widodo agar perguruan tinggi melahirkan sumber daya manusia unggul untuk pembangunan nasional. Selain itu, menciptakan sumber daya manusia yang inovatif dan kompetitif.
 
"Apa yang dipesankan oleh Presiden akan menjadi perhatian, catatan dan semangat bagi pengurus FRI ke depan untuk mempertajam perannya dalam membawa manfaat untuk kemajuan perguruan tinggi di Indonesia,” ungkap Arif dalam Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) 2020, Sabtu, 4 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketika membuka Konferensi FRI 2020, Presiden Jokowi menyatakan perguruan tinggi memegang posisi strategis untuk mencetak generasi muda yang produktif dan kompetitif. Perguruan tinggi harus berjuang untuk kemanusiaan dan kemajuan Indonesia.
 
"Untuk itu kita harus berubah, kita harus mengembangkan cara-cara baru dan strategi baru," ujar Jokowi.
 
Baca:Forum Rektor Minta Internet Gratis untuk Mahasiswa dan Dosen
 
Konferensi FRI 2020 ini diisi dengan seminar daring dengan narasumber Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mohammad Mahfud MD. Kemudian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang P. Soemantri Brodjonegoro, dan Rektor IPB Arif Satria.
 
Menutup acara, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno menyampaikan bahwa FRI ini bisa menjadi wadah untuk saling berbagi. Guna mewujudkannya, internal perguruan tinggi harus saling terbuka.
 
"Membuka diri untuk berbagi, membuka diri untuk menerima. Kita dobrak relaksasi kurikulum, reformasi kurikulum, arahan pak Presiden memberikan ruang belajar kepada siapa saja," ungkap Pratikno.
 

(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif