Ilustrasi SBMPTN.  Foto: MI/Adi Kristiadi
Ilustrasi SBMPTN. Foto: MI/Adi Kristiadi

Sekolah Tak Buat Akun LTMPT, Fatal Bagi Siswa

Pendidikan Penerimaan Mahasiswa Baru SNMPTN/SBMPTN 2020
Citra Larasati • 05 Desember 2019 15:36
Jakarta: Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mengingatkan sekolah untuk tidak menunda apalagi sampai tidak membuat akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Akun ini bersifat wajib, sebab jika sekolah tak mendaftar, siswanya tidak akan dapat mendaftarkan diri di jalur undangan maupun tes tulis masuk PTN.
 
Proses penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk tahun 2020 telah dimulai. Proses tersebut diawali dengan masa registrasi akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) oleh sekolah maupun siswa yang dibuka sejak 2 Desember 2019 hingga 7 Januari 2020 melalui portal.ltmpt.ac.id.
 
Pembuatan akun LTMPT ini menjadi kewajiban bagi sekolah dan siswa yang akan mendaftarkan diri melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Khusus bagi sekolah, pembuatan akun LTMPT wajib dilakukan, sebab jika sekolah tidak membuat akun LTMPT maka bisa dipastikan siswanya tidak akan bisa mendaftarkan diri di jalur SNMPTN maupun jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami mengimbau agar semua sekolah membuat akun LTMPT, pasalnya pembuatan akun LTMPT oleh sekolah diperlukan sebagai salah satu syarat bagi siswanya untuk mendaftarkan diri baik melalui jalur SNMPTN maupun SBMPTN," kata Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember, Agung Purwanto, dalam siaran persnya, Kamis. 5 Desember 2019.
 
Hal ini juga berlaku bagi siswa lulusan tahun 2018 dan 2019 yang masih ingin mendaftarkan diri melalui jalur SBMPTN. Tentu sangat disayangkan jika masih ada sekolah yang tidak membuat akun LTMPT.
 
"Sebab ini artinya menutup kesempatan siswanya melanjutkan studi di PTN baik melalui jalur SNMPTN maupun SBMPTN,” tegas Agung.
 
Menurut Agung, pihaknya akan terus menyosialisasikan aturan SNMPTN-SBMPTN 2020. Ini mengingat setiap tahunnya Humas Universitas Jember mendapati ada siswa yang belum tahu tata cara pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN.
 
“Setiap tahun ada saja siswa yang telat atau tidak bisa mendaftarkan diri di jalur SNMPTN atau jalur SBMPTN gara-gara minim informasi, termasuk tidak mendapatkan informasi yang cukup dari sekolahnya," terangnya.
 
Untuk itu mulai pekan ini, Humas Universitas Jember akan menyosialisasikan aturan SNMPTN dan SBMPTN 2020 kepada SMA, SMK, MA negeri dan swasta di Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo dan Lumajang. "Kegiatan sosialisasi ini bekerja sama dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kantor Kemenag setempat,” jelas Agung.
 
Agung menambahkan, pihak sekolah maupun siswa yang membutuhkan informasi SNMPTN dan SBMPTN 2020 juga dapat datang langsung ke Universitas Jember guna berkonsultasi. “Ingat, sekolah dan siswa yang ingin mendaftarkan diri melalui jalur SNMPTN harus membuat akun LTMPT dengan mendaftarkan diri melalui portal.ltmpt.ac.id hingga tanggal 7 Januari 2019. Jika kurang jelas silahkan berkonsultasi dengan kami di Humas Universitas Jember,” imbuhnya lagi.
 
Universitas Jember sendiri rencananya akan menerima 2.215 mahasiswa baru dari jalur SNMPTN 2020. Jumlah tersebut menjadikan Universitas Jember sebagai PTN nomor lima di Indonesia yang paling banyak menerima mahasiswa baru dari jalur SNMPTN tahun 2020.
 
Pada tahun 2019 lalu terdapat 21.663 orang pendaftar SNMPTN dari 2.553 sekolah di seluruh pelosok nusantara yang memilih Universitas Jember, dari jumlah tersebut hanya 2.056 yang diterima.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif