Wakil Rektor I Universitas Trisakti Asri Nugrahanti. Foto: Medcom.id/ Muhammad Syahrul Ramadhan
Wakil Rektor I Universitas Trisakti Asri Nugrahanti. Foto: Medcom.id/ Muhammad Syahrul Ramadhan

Trisakti Ajukan Surat Audiensi dengan Mendikbud

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 20 Desember 2019 17:44
Jakarta:Universitas Trisakti (Usakti) mengajukan surat untuk audiensi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim. Audiensi dibutuhkan untuk membahas kejelasan status kelembagaan Usakti.
 
Wakil Rektor I, Universitas Trisakti (Usakti), Asri Nugrahanti mengatakan, selama ini saat membahas status kelembagaan Usakti selalu menemui kendala. Bahkan beberapa kali mengirim surat audiensi ke menteri sebelumnya, namun belum juga mendapatkan undangan.
 
Asri menuturkan, sebelumnya telah melayangkan surat kepada Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk audiensi pada 10 Juli 2019 lalu. Namun belum ada respons. Bahkan Usakti dan Yayasan sempat bertemu dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti (SDID), Ali Ghufron dan Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Naim, namun nihil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Memohon audiensi penetapan status kelembagaan Usakti kepada Kemenrsitekdikti pada tanggal 10 Juli, dilampiri eksekutif langkah akademi yang memohon Usakti sebagai PTN-BH atau PTS yang penting jelas statusnya," ujarnya.
 
Dengan bergabungnya kembali pendidikan tinggi ke Kemendikbud, Usakti kembali melayangkan surat ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. “Tanggal 12 November, permohonan audiensi tetapi sampai sekarang belum dan dijanjikan setelah tanggal 31 Desember 2019, sambil menunggu kepastian kemendikbud,” kata Asri.
 
Ketika ditanya soal apakah ingin menjadi Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTN-BH) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Asri mengatakan, keputusan ada di Kemendikbud. Ia pun mewakili Usakti dan Yayasan mengaku menerima apapun keputusannya, yang penting adalah kejelasan status dari Usakti itu sendiri.
 
“Ada pertemuan nanti untuk langkah konkritnya. Karena ibarat bola sudah di kementerian kami sudah menulis surat ke Kemendikbud. Suratnya memohon audiensi penetapan trisakti status kelembagaannya jelas. Dulu kan pernah minta untuk PTN BH karena tidak disetujui. Apakah sekarang yang penting kita ibarat jenis kelamin jelas. Kami memohon, PTN-BH syukur alhamdulillah, kalau tidak ya tetap PTS,” ungkap Asri.
 
Sambil menunggu audiensi, Usakti dan Yayasan Trisakti sepakat untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung selama 17 tahun. Kesepakatan ini tercapai usai kedua belah pihak menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Kesepakatan Bersama Penyelesaian Kelembagaan Universitas Trisakti.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif