NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: Dok. Gojek
Ilustrasi. Foto: Dok. Gojek

Tak Sekadar Meme, Bayar SPP Kini Bisa Pakai GoPay

Pendidikan Biaya Pendidikan
Muhammad Syahrul Ramadhan • 17 Februari 2020 15:04
Jakarta: Para orang tua dan wali murid kini dapat membayar Sumbangan Pembinana Pendidikan (SPP) dan biaya pendidikan lain seperti buku, seragam, dan kegiatan ekstrakurikuler melalui aplikasi GoPay. Pembayaran SPP melalui aplikasi Gojek tak lagi sebatas meme, namun telah menjadi kenyataan dengan menggunakan fitur GoBills.
 
Saat ini sudah ada sekitar 180 lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, sekolah dan tempat kursus di Indonesia yang telah terdaftar di GoBills. Hal ini sejalan dengan strategi GoPay untuk tetap menjadi dompet digital terdepan di Indonesia melalui inovasi dan pengembangan fungsi.
 
Baru-baru ini, IPSOS perusahaan riset global, mengungkapkan GoPay sebagai dompet digital yang memiliki loyalitas pengguna tertinggi, dilihat dari jumlah pengguna yang tetap menggunakan GoPay meskipun tanpa promosi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sebagai uang elektronik yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, GoPay terus meningkatkan loyalitas pengguna dengan selalu menawarkan kemudahan dan kebebasan dalam bertransaksi. Dari membayar berbagai layanan Gojek, tagihan, pajak, hingga donasi," kata Arno Tse, Senior Vice President Sales GoPay dalam keterangan tertulis, Senin, 17 Februari 2020.
 
Layanan terbaru ini akan membebaskan orang tua dan wali murid untuk membayar pendidikan anak di mana saja dan kapan saja tanpa harus hadir ke sekolah. "Orang tua yang sibuk dapat fokus dengan kepentingan lain seperti pekerjaan tanpa khawatir akan melewatkan tenggat pembayaran," imbuh Arno.
 
Sejak diluncurkan pertama kali di 2017, GoBills telah berkembang menjadi sebuah fitur lengkap yang memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk membayar berbagai jenis tagihan. Tidak hanya pendidikan, pengguna setia Gojek dapat menggunakan fitur GoBills untuk membayar tagihan sehari-hari seperti air, listrik, pulsa, BPJS kesehatan, internet, TV kabel, asuransi, pajak hingga zakat.
 
“Selain memudahkan para orang tua, lembaga pendidikan yang tergabung juga ikut merasakan manfaat transaksi digital, di antaranya penerimaan iuran yang jelas dan pencatatan transaksi yang lebih rapi dan teratur. Kami berharap dapat menjangkau lebih banyak lagi lembaga pendidikan di seluruh Indonesia untuk menerapkan pembayaran digital,” tutup Arno.
 
Di bidang pendidikan, GoPay telah membantu Madrasah Miftahul Akhlaqiyah di Ngaliyan di Semarang, Universitas Tarumanagara dan Universitas Bunda Mulia untuk mengimplementasikan QRIS. Di awal tahun 2019, GoPay juga telah menjadi uang elektronik pertama yang membangun ekosistem nontunai dengan 50 SMK di Jakarta Utara.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif