Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. DOK Kemendikbud
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. DOK Kemendikbud

Kemenkes dan Kemendikbudristek Siapkan 6 Transformasi Layanan Kesehatan

Ilham Pratama Putra • 13 Juli 2022 16:43
Jakarta: Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendibudristek) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk peningkatan kuota program dokter dan dokter spesialis. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut SKB akan membawa transformasi layanan pendidikan.
 
"Setidaknya ada enam transformasi layanan kesehatan yang dilakukan Kemenkes dalam SKB, yakni transformasi layanan primer, layanan rujukan, Sistem Ketahanan Kesehatan, Sistem Pembiayaan Kesehatan, Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan, dan Teknologi Kesehatan," kata Budi dalam Penandatanganan SKB tentang Pemenuhan Kebutuhan Dokter dan Dokter Spesialis dikutip dari YouTube Kemendikbud RI, Rabu, 13 Juli 2022.
 
Budi menuturkan transformasi penting untuk menambah jumlah populasi dokter. Sebab, Indonesia masih kekurangan 160 ribu dokter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Transformasi ditujukan untuk meningkatkan jumlah populasi dokter di Indonesia yang masih kekurangan sebanyak 160 ribu dokter," tutur dia. 
 
Data Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat Indonesia hanya memiliki sekitar 110 ribu dokter. Sehingga, masih membutuhkan 160 ribu lulusan kedokteran dari 92 Fakultas Kedokteran.
 
Budi optimistis melalui penerbitan SKB ini kebutuhan SDM kesehatan di Indonesia bisa terpenuhi. Dia juga mengajak Fakultas Kedokteran untuk berkolaborasi dengan pemerintah.
 
“Tugas kami ialah dengan mendorong ide dari dekan-dekan Fakultas Kedokteran. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bukan hanya untuk kita, tetapi untuk generasi muda,” tutur dia. 
 
Baca juga: Kemendikbudristek Bakal Percepat Kebutuhan Dosen Fakultas Kedokteran

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif