Logo Kompetisi Sains Nasional 2020. Dok Puspresnas Kemendikbud.
Logo Kompetisi Sains Nasional 2020. Dok Puspresnas Kemendikbud.

Kompetisi Sains Nasional Jenjang SMA 2020 Resmi Dibuka

Pendidikan Agenda pendidikan Program Pendidikan
Ilham Pratama Putra • 12 Oktober 2020 13:18
Jakarta: Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meresmikan gelaran Kompetisi Sains Nasional (KSN) jenjang SMA 2020. KSN dipercaya mampu membawa anak Indonesia berprestasi di tingkat internasional.
 
"Kompetisi ini membawa talenta nasional kita untuk kemudian bisa berprestasi di ajang internasional," kata Sekjen Kemendikbud Ainun Na'im dalam pembukaan KSN 2020 secara virtual, Senin, 12 Oktober 2020.
 
Menurut Ainun, apa yang dikembangkan siswa dalam kompetisi ini bakal menjadi revolusi peradaban teknologi. Harapan ini sesuai dengan tema KSN 2020 yakni Sains Sebagai Jalan Peradaban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kompetisi ini mendorong perkembangan ilmu pengetahuan yang dengan revolusi industri ke empat. Dimana peran teknologi dan sains adalah inovasi untuk mencapai target kita menjadi negara maju yang adil dan makmur," sambung Ainun.
 
Baca:Forum Rektor Indonesia Berdialog dengan Menaker Soal UU Ciptaker
 
Dia berharap para peserta dapat bersemangat mengikuti kompetisi ini meski ditengah pandemi virus korona (covid-19). Ajang ini bisa jadi wadah para peserta mendedikasikan dirinya sebagai sumber daya manusia Indonesia yang unggul dalam menciptakan peradaban.
 
Adapun yang dipertandingkan dalam KSN mulai dari inovasi bidang matematika, kimia, fisika, informatika, biologi, astronomi, ekonomi, kebumian dan geografi. Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Kemendikbud, Jumeri berharap para guru dapat mendampingi para siswanya yang berkompetisi.
 
"Dan mudah-mudahan apa yan guru sumbangkan kepada sisawanya merupakan investasi yang besar," kata Jumeri.
 
Dukungan kepada para siswa dan guru yang mendampingi juga disampaikan Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda. KSN menjadi momentum untuk menorehkan prestasi dan membangun peradaban di masa datang.
 
"Anak Indonesia tidak kalah hebat dan cerdas dibanding negara lain. Sains selalu didedikasikan untuk membangun peradaban di masa datang. Perdaban pengetahuan ini akan jadi bagian transformasi pendidikan di Indonesia. Semoga kita semakin cemerlang," ungkap Huda.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif