Peluncuran prodi Gizi dan Teknologi Pangan UAI, UAI/Humas.
Peluncuran prodi Gizi dan Teknologi Pangan UAI, UAI/Humas.

Prodi Gizi dan Teknologi Pangan UAI Berkonsep Halal

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 17 Januari 2019 14:08
Jakarta:Universitas Al Azhar (UAI) Indonesia membuka dua program studi (prodi) baru yaitu Prodi Gizi dan Prodi Teknologi Pangan. Sistem perkuliahan kedua prodi ini akan mulai menerima mahasiswa baru pada September 2019.
 
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UAI, Hidayat Yorianta Sasaerila menyampaikan, target awal mahasiswa di kedua prodi ini masing-masing sekitar 40 orang. Nantinya diharapkan jumlah mahasiswa akan semakin banyak lagi, mengingat kebutuhan yang berkaitan dengan gizi tak lekang zaman.
 
"Kita target 40 mahasiswa baru untuk masing-masing prodi. Susah pasti, apalagi kita baru, tapi kita lihat begitu kebutuhan ahli gizi dan pangan itu terus menerus meningkat," kata Hidayat kepada wartawan di Kampus UAI, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 17 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Beasiswa OSC Membuka Jalan Menjadi Ekonom Syariah
 
Pembukaan prodi ini tertuang dalam surat keputusan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 1000/KPT/I/2018 untuk Program Stud Gizi dan nomor 986/KPT/I/2018 untuk Program studi Teknologi Pangan.
 
Visi dari kedua prodi ini adalah agar menjadi prodi terkemuka di bidangnya. Selain itu, mampu menghasilkan lulusan yang berjiwa kewirausahaan dan berkompeten di bidang gizi dan prinsip halal danthoyib.
 
Kegiatan peluncuran kedua prodi ini mengusung tema "Peran Ilmu Gizi dan Teknologi Pangan di Era Milenial (Menjadi Pengusaha Sukses di Bidang Gizi dan Pangan Halal)'. Menurut Hidayat, tema tersebut untuk memperkenalkan perkembangan serta peran ilmu gizi dan teknologi pangan terhadap masyarakat dan berfokus pada konsep halal.
 
"Hal ini sesuai dengan visi dan misi kedua prodi yang mengedepankan aspek-aspek islami dengan menerapkan prinsip halalnutripreneurdan halalfoodpreneur," ujar Hidayat.
 
Selain itu, kedua prodi ini diharapkan mampu mewarnai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Indonesia. Serta pembentukan generasi muda yang unggul untuk kemajuan Indonesia pada umumnya dan UAI khususnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif