Bagi umat Islam yang ingin menjalankan puasa sunnah tersebut, mengetahui jadwalnya menjadi hal penting agar ibadah dapat dilakukan sesuai dengan kalender Hijriah.
Lantas, apa sebenarnya puasa Ayyamul Bidh? Kapan jadwal pelaksanaannya pada September 2026 dan bagaimana niat serta tata cara menjalankannya? Berdasarkan jadwal yang ditampilkan pada laman resmi Baitulmaal Muamalat (BMM) Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS), berikut informasi lengkapnya!
Apa Itu Puasa Ayyamul Bidh?
Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan selama tiga hari pada setiap pertengahan bulan Hijriah, tepatnya tanggal 13, 14, dan 15. Istilah Ayyamul Bidh berkaitan dengan kondisi bulan yang terlihat putih dan terang pada malam hari.Dalam bahasa Arab, kata bidh memiliki arti putih. Terangnya cahaya bulan pada malam-malam tersebut kemudian menjadi simbol penerangan hati dan jiwa.
Melalui pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh, seorang muslim dapat menjadikannya sebagai salah satu sarana untuk membersihkan hati dari kegelapan dosa sekaligus meningkatkan cahaya keimanan dalam diri.
Puasa Ayyamul Bidh juga menjadi salah satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar. Ibadah yang dilakukan selama tiga hari setiap bulan ini disebut memiliki pahala yang setara dengan puasa sepanjang tahun.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2026
Pada September 2026, puasa Ayyamul Bidh bertepatan dengan pertengahan bulan Rabiul Akhir 1448 H.Berikut tanggal pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh September 2026:
- Kamis, 24 September 2026 — 13 Rabiul Akhir 1448 H
- Jumat, 25 September 2026 — 14 Rabiul Akhir 1448 H
- Sabtu, 26 September 2026 — 15 Rabiul Akhir 1448 H
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Bacaan niat puasa Ayyamul Bidh adalah:نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyāmil-bīḍi lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
"Saya berniat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala."
Niat dapat dilakukan pada malam hari maupun pada pagi hari setelah matahari terbit, selama seseorang belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum.
Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh
Tata cara puasa Ayyamul Bidh tidak berbeda dengan pelaksanaan puasa pada umumnya. Umat Islam menjalankan puasa dengan menahan diri dari berbagai hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.Berikut tata cara puasa Ayyamul Bidh yang dapat dilakukan:
-
Makan sahur
-
Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa
Puasa Ayyamul Bidh dapat dilakukan sebagai ibadah sunnah selama tiga hari sesuai tanggal yang telah ditentukan.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh memiliki sejumlah keutamaan bagi umat Islam yang menjalankannya. Terdapat lima keutamaan yang dapat diperoleh dari pelaksanaan puasa sunnah ini, di antaranya:1. Memperoleh Pahala Setara Puasa Sepanjang Tahun
Salah satu keutamaan puasa Ayyamul Bidh adalah mendapatkan pahala yang setara dengan puasa sepanjang tahun. Hal tersebut berkaitan dengan ketentuan bahwa setiap kebaikan dapat dilipatgandakan hingga sepuluh kali lipat.2. Menjadi Sarana Membersihkan Jiwa dan Hati
Puasa Ayyamul Bidh juga dapat menjadi sarana untuk melatih diri dalam menjaga kebersihan hati dan jiwa.Seorang muslim belajar mengendalikan diri serta meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT dengan menjalankan ibadah puasa. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat membantu seseorang untuk terus memperbaiki diri dalam kehidupan sehari-hari.
3. Memberikan Kekuatan Spiritual
Melaksanakan puasa Ayyamul Bidh dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan spiritual seorang muslim.Ketika menjalankan puasa, seseorang berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kondisi tersebut dapat membantu hati menjadi lebih tenang sekaligus melatih seseorang untuk lebih sabar dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Puasa sunnah yang dilakukan secara rutin juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi atau istiqamah dalam beribadah.
4. Menjadi Perisai dari Perbuatan Maksiat
Puasa juga memiliki peran dalam melatih seseorang untuk mengendalikan hawa nafsu.Puasa dapat menjadi cara untuk membiasakan diri menahan keinginan, seorang muslim diharapkan mampu mengendalikan diri dan menjauhi berbagai perbuatan maksiat. Puasa juga dapat mendorong seseorang untuk memperbanyak amal kebaikan.
5. Menjadi Bekal Amal yang Ringan tetapi Berpahala Besar
Puasa Ayyamul Bidh dapat menjadi salah satu amalan sunnah yang relatif ringan untuk dilakukan karena hanya berlangsung selama tiga hari setiap bulan. Meski dilakukan dalam waktu yang singkat, ibadah ini memiliki keutamaan dan pahala yang besar.Oleh karena itu, puasa Ayyamul Bidh dapat menjadi salah satu kesempatan bagi umat Islam untuk menambah bekal amal sekaligus membiasakan diri menjalankan ibadah sunnah. Sobat Medcom, jangan lupa mencatat jadwalnya. Yuk, manfaatkan kesempatan ini untuk menjalankan ibadah sunnah dan menambah pahala! (Adinda Kinanthi)