Ikut Kelas Reksa Dana di Perpustakaan di BEI
Pengunjung membaca buku di perpustakaan milik BEI di Jakarta, Selnin, 8 Januari 2018, Medcom.id - Husen
Jakarta: Selain menyediakan perpustakaan, The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) juga mengedukasi masyarakat tentang dunia pasar modal. Ada berbagai kegiatan yang digelar anak perusahaan self regulatory organization (SRO) tersebut, di antaranya kelas edukasi berbentuk workshop dan seminar.

Staf Marketing & Communication TICMI Irwansyah mengatakan memiliki berbagai kegiatan untuk meningkatkan pemahaman tentang pasar modal kepada masyarakat seperti workshop financial planning, sekolah pasar modal, kelas edukasi reksa dana, dan lain sebagainya.


"Ini sekalian sosialisasi pasar modal juga karena masih banyak masyarakat yang belum tahu pasar modal seperti apa," ujar Irwansyah saat berbincang dengan Medcom.id.

Sekolah pasar modal merupakan kelas satu hari yang mengajarkan tentang pasar modal dan investasi. Segmentasi sekolah ini adalah masyarakat umum.

Sementara financial planning merupakan workshop setengah hari yang membahas segala perencanaan keuangan seperti mengelola gaji, utang, asuransi, dan dana pensiun.

"Kelas-kelas edukasi ini diselenggarakan rutin. Ada yang mingguan seperti sekolah pasar modal itu seminggu tiga kali. Untuk kelas financial planning itu sebulan sekali sedangkan workshop dan seminar itu kita jadwalkan 2-3 bulan sekali," paparnya.

TICMI juga mengadakan pelatihan sertifikasi untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) pasar modal yang berkualitas. Sertifikasi profesi yang ditawarkan TICMI untuk menjadi Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE), Wakil Manajer Investasi (WMI), Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM), dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE).

TICMI juga bekerja sama dengan 62 perguruan tinggi seluruh Indonesia. Menurut Irwansyah, kerja sama dengan kampus-kampus itu bertujuan untuk menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten di dunia pasar modal.

"Berkaca jumlah investor yang ada di pasar modal, dari sini kita ingin meningkatkan jumlahnya. Maka itu kita meningkatkan SDM-nya dari kampus. Kita ingin agar teman-teman di kampus ini bisa ada minat bahwa di pasar modal itu sebetulnya masih banyak peluangnya," pungkas Irwansyah.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id