Presiden saat bersalaman dengan siswa penerima Kartu Indonesia Pintar. Foto: MI/Agus Mulyawan
Presiden saat bersalaman dengan siswa penerima Kartu Indonesia Pintar. Foto: MI/Agus Mulyawan

Kartu Indonesia Pintar Kini Terintegrasi dengan Bidikmisi

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 15 November 2019 15:09
Jakarta: Program beasiswa Bidikmisi untuk jenjang perguruan tinggi kini bertransformasi menjadi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Tak sekadar berganti nama, dengan perubahan ini siswa penerima KIP dan Afirmasi Pendidikan Daerah 3T (ADiK) dapat mengajukan pembiayaan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi dengan menggunakan skema KIP Kuliah.
 
“Beasiswa yang dulu namanya Bidikmisi sekarang kita ganti istilahnya saja dan diintegrasikan dengan sistem nasional yaitu KIP Kuliah,” kata Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ismunandar, saat Konferensi Pers Peluncuran Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2020 di Gedung D Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat 15 November 2019.
 
Tak hanya siswa penerima KIP, namun juga siswa penerima Afirmasi Pendidikan Daerah 3T (ADiK) juga bisa mendaftar KIP Kuliah. Diharapkan beasiswa ini mempermudah mereka yang kurang mampu untuk dapat melanjutjan kuliah di PTN.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Ini lanjutan KIP SD, SMP, dan SMA. Sehingga kami Kemendikbud ini memudahkan mereka yang dulu dari kelompok miskin akan terjamin kuliahnya,” ujar Ismunandar.
 
Calon peserta KIP Kuliah dan ADik yang dinyatakan memenuhi persyaratan dipersilakan mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di laman https://portal.ltmpt.ac.id. Pendaftaran ini tidak dipungut biaya.
 
Perlu diketahui, calon peserta penerima KIP Kuliah dan ADik yang dinyatakan tidak lulus SNMPTN 2020 dapat menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) untuk mendaftar UTBK dan tidak dikenakan biaya ujian. Sementara calon peserta penerima KIP Kuliah dan ADik yang telah dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 tidak diperbolehkan mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020.
 
Untuk lebih lanjut tentang prosedur pendaftarannya dapat dilihat di laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ dan https://adik.kemdikbud.go.id/
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif