Sekretaris Institut ITS, Dr Suhartono MSc. Foto: Dok.ITS
Sekretaris Institut ITS, Dr Suhartono MSc. Foto: Dok.ITS

ITS Pertahankan Peringkat Empat Besar Webometrics

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 03 Februari 2020 19:45
Jakarta: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menempati peringkat keempat kampus terbaik di Indonesia versi Webometrics 2020. ITS sukses mempertahankan peringkatnya sejak 2019 lalu.
 
Sekretaris Institut ITS, Suhartono mengungkapkan, dalam pemeringkatan Webometric 2020 periode partama ini terdapat peningkatan peringkat pada aspek-aspek penilaian Webometrics. Seperti openess atau jumlah file dokumen di bawah domain website universitas yang tertangkap oleh mesin pencari (Google Scholar), dari 1.602 menjadi peringkat 923 dunia.
 
Kemudian excellence atau jumlah artikel ilmiah publikasi perguruan tinggi yang bersangkutan yang terindeks di Scimago Institution ranking dan di Google Scholar. Dari peringkat 2.032 naik menjadi 1.418.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Termasuk jumlah paper akademik berkualitas, yang dipublikasikan dalam jurnal yang memiliki reputasi internasional,” kata Suhartono dilansir dari laman ITS, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.
 
Pria yang akrab disapa Hartoni ini mengakui, meski konsisten di empat besar dan mengalami peningkatan di dua aspek yakni openess dan exellence, ITS juga mengalami penurunan pada dua aspek lainnya yakni presence dan impact.
 
“Peringkat presence kita turun dari peringkat 576 menjadi 710 dunia, sedangkan peringkat impact turun dari 913 menjadi 1.203,” ujar mantan Kepala Departemen Statistika ITS ini.
 
Hartono menyebut, dua aspek tersebut menjadi perhatian. Dua aspek ini lanjutnya, bergantung pada rich file atau banyak tidaknya konten dalam website ITS yang menarik orang untuk meng-klik dan terkait tag link web ITS.
 
Sebagai bentuk respons cepat terhadap peringkat teranyar Webometrics ini, tim yang menangani pemeringkatan internasional ITS telah melakukan kajian untuk evaluasi. Fokus kajian tersebut pada perbaikan dan peningkatan dua aspek yang mengalami penurunan yakni impact dan presence.
 
Sehingga bisa meningkatkan peringkat Wehometrics ITS di dunia, dan sekaligus di Indonesia. “Hal ini tentunya memerlukan sinergi bersama dosen, tendik (tenaga kependidikan), dan mahasiswa, baik di tingkat institusi atau departemen,” tandasnya.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif