Menristekdikti Tingkatkan Anggaran Riset Perguruan Tinggi
Menristekdikti, Mohamad Nasir, Medcom.id/Ahmad Mustaqim.
Sleman: Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir akan meningkatkan anggaran riset bagi dosen di perguruan tinggi.  Dengan anggaran riset yang meningkat, diharapkan Indonesia dapat menjadi pemimpin dalam publikasi ilmiah internasional di Asia Tenggara.

Nasir mengatakan akan meningkatkan anggaran riset bagi dosen di berbagai perguruan tinggi. Meski belum dipastikan berapa angka kenaikannya, Nasir berharap dengan peningkatan tersebut dapat mendorong kampus-kampus dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi ilmiahnya.


"Terutama PTN BH (perguruan tinggi negeri berbadan hukum) kita tingkatkan. Tapi semua kampus juga akan kami tingkatkan," kata Nasir di Gedung Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Senin, 2 Juli 2018.

Grafik peningkatan jumlah publikasi ilmiah Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan sejak 2017. Bahkan jumlah publikasi ilmiah Indonesia saat ini sudah menyalip Thailand dan Singapura.

Nasir berharap Indonesia semakin terdepan dalam publikasi ilmiah di tingkat Asia Tenggara.
"Publikasi ilmiah 2018 telah meningkat dengan luar biasa. Baguslah artinya," ujar Nasir.

Baca: Targetkan Indonesia Jadi leader di ASEAN

Jumlah publikasi ilmiah pada 2017 tercatat baru sekitar 14.000 jurnal. Hingga Juni 2018, jumlah publikasi ilmiah sudah mencapai sekitar 18.000 jurnal.   "Jumlah publikasi ilmiah Indonesia saat ini sudah di atas Singapura. Meskipun, peringkat pertama publikasi ilmiah di Asia Tenggara masih ditempati Malaysia," jelas Nasir.

Untuk diketahui, jumlah publikasi ilmiah Indonesia yang terindeks scopus per 6 April 2018 menempati peringkat kedua di Asia Tenggara. Publikasi ilmiah Indonesia telah menyalip Singapura dan Thailand.

"Tahun 2017 (publikasi ilmiah) kita sudah di atas Thailand. 2019 mudah-mudahanleaderdi Asia tenggara," ujarnya.



(CEU)