Perwakilan HarukaEdu dan BFI Pendidikan dalam diskusi pembiayaan pendidikan tinggi, Medcom.id/Citra Larasati.
Perwakilan HarukaEdu dan BFI Pendidikan dalam diskusi pembiayaan pendidikan tinggi, Medcom.id/Citra Larasati.

Biaya Masih Jadi Kendala Melanjutkan Kuliah

Pendidikan Biaya Pendidikan
Citra Larasati • 24 Desember 2018 14:24
Jakarta: Riset yang dilakukan Haruka Evolusi Digital Utama (HarukaEDU) di 2018 menyebutkan, 79% lulusan SMA/SMK yang sudah bekerja tertarik untuk melanjutkan kuliah lagi. Namun 66% responden di antaranya urung kuliah karena mengaku terkendala biaya.
 
CEO HarukaEDU, Novistiar Rustandi mengungkapkan, tingkat aksesibilitas masyarakat terhadap dunia pendidikan tergolong masih rendah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah siswa di Indonesia yang melanjutkan ke perguruan tinggi meningkat setiap tahunnya, yakni pada tahun ajaran 2010/2011 terdapat 1,08 juta mahasiswa baru dan di tahun 2014/2015 mencapai 1,45 juta mahasiswa baru.
 
"Namun, hanya 8,15 persen dari total penduduk usia 15 tahun ke atas yang berhasil menyelesaikan pendidikannya ke tingkat perguruan tinggi," kata Novistiar, di Jakarta, Senin 24 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu kendala yang banyak ditemui oleh para lulusan SMA dan SMK untuk langsung melanjutkan ke perguruan tinggi di antaranya adalah persoalan biaya. Bahkan persoalan biaya juga masih membayangi para lulusan SMA/SMK tersebut, meskipun mereka telah bekerja dan memiliki penghasilan.
 
"Dari hasil riset kami, ada 66% pekerja lulusan SMA/SMK kesulitan biaya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. meskipun mereka ingini sekali kuliah lagi," terang Dia.
 
Hasil riset ini juga yang mendorong HarukaEDU bekerja sama dengan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) untuk mewujudkan visi meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pendidikan. PT Haruka Evolusi Digital Utama (HarukaEDU), sebuah perusahaan teknologi yang fokus pada pengembangane-learningbagi perguruan tinggi.
 
Kemitraan ini membuka akses bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi dan meningkatkan kompetensi diri melalui produk “BFI Education” milik BFI Finance. Progra ini mengakomodir pembiayaan cicilan kuliahblended learningdi platform “Pintaria”, portal pendidikan yang didirikan oleh HarukaEDU.
 
Baca: Beasiswa OSC Bantu Dongkrak APK Pendidikan Tinggi
 
Yefta Bramiana, Business Development Head BFI Finance mengatakan, kolaborasi ini bertujuan untuk menyediakan akses pembiayaan pendidikan yang inklusif. Agar sebanyak mungkin masyarakat bisa mendapatkan akses pendidikan formal maupun informal.
 
"Kamimenggandeng Pintaria dengan memberikan alternatif pembiayaan untuk mendukung pendidikan yang bisa diakses dimana saja oleh masyarakat,” ucap Yefta.
 
Untuk diketahui,Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi di Indonesia saat ini juga cukup mengkhawatirkan, yakni hanya mencapai 31,5 %. Di mana angka ini tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
 
Pada fase pendidikan 4.0 dengan perkembangan industri dan teknologi berciri sistem digital, artifisial, virtual dan berskala global, peningkatan kualitas SDM menjadi syarat utama. Dalam upaya untuk menyesuaikan diri dalam fase ini, maka diperlukan akses pendidikan seluas-luasnya agar semua kalangan dapat mengenyam pendidikan yang layak.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi