IKN Nusantara. DOK Instagram
IKN Nusantara. DOK Instagram

Tak Sekadar Pindah ke IKN Nusantara, ASN Diminta Pahami Hal Ini

Medcom • 14 April 2022 16:57
Jakarta: Peneliti bidang kebijakan hukum, HAM, dan regulasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arief Rianto, meminta aparatur sipil negara (ASN) tidak sekadar pindah ke IKN Nusantara. ASN perlu memahami esensi di tempat baru tersebut.
 
“ASN perlu mengetahui alasan mereka dipindahkan dan seperti apa tempat barunya nanti, sehingga akan muncul inspirasi dalam dirinya,” ujar Arief dalam Webinar Kesiapan Infrastruktur dan Perpindahan ASN ke IKN Awal 2024, Kamis, 14 April 2022.
 
Dia mengakui tak sedikit ASN menolak pindah ke ibu kota baru dengan alasan terlalu jauh atau kurang mendapat informasi. Arief menyebut pemahaman tentang IKN Nusantara sangat diperlukan untuk mengatasi dilema tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arief menjelaskan ASN di Indonesia bisa belajar dari pegawai negeri sipil Belanda saat bergabung ke Uni Eropa. Meski perbandingan tersebut tidak apple to apple, setidaknya ada hal-hal baik yang bisa ditiru.
 
Pertama, ASN harus memahami dimensi individual yang mencakup seluk-beluk tempat baru usai dipindahkan. Mulai dari orientasi jabatan, pola aktivitas, peraturan formal dan informal, serta pengetahuan dan keahlian.
 
Kedua, ASN mesti memahami dimensi organisasi. Termasuk, pemahaman mengenai kebijakan, struktur organisasi, dan proses koordinasi.
 
ASN juga diminta tidak terjebak dalam politik baku tembak. “Apalagi kalau berbicara tentang IKN itu nuansa politiknya kental sekali di beberapa bulan yang lalu,” kata Arief.
 
Peneliti BRIN itu berpesan kepada ASN untuk memahami tugas dan kewajiban. Dia mengatakan harus ada kesadaran mereka tidak bisa ‘keluar’ dari apa yang sudah digariskan oleh negara. (Nurisma Rahmatika)
 
Baca: ASN Disediakan Rumah Dinas di IKN Nusantara, Ini Spesifikasinya
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif