Pendiri Ternakopi Kaesang Pangarep (kedua dari kanan) bersama para gamer di sela-sela turnamen e-sports. Foto: Ternakopi/Humas
Pendiri Ternakopi Kaesang Pangarep (kedua dari kanan) bersama para gamer di sela-sela turnamen e-sports. Foto: Ternakopi/Humas

2.000 Mahasiswa Adu Taktik di Turnamen E-Sport

Pendidikan prestasi mahasiswa Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 01 Desember 2019 14:23
Jakarta: Sebanyak 2.000 gamers mahasiswa beradu ilmu dan taktik main bareng Mobile Legends dalam final "Ternakopi Campus Tournament". Turnamen yang khusus menyasar peserta mahasiswa ini sudah digelar sejak 23 November 2019, memperebutkan hadiah total sebesar Rp300 juta berikut sebuah mobil.
 
The Breeze, BSD City menjadi saksi persaingan gamer beradu ilmu dan taktik main bareng Mobile Legends dalam final Ternakopi Campus Tournament. E-Sports telah berkembang dari awalnya permainan menjadi olah raga, bahkan profesi. Terlihat dari dipertandingkannya cabang ini di Asian Games.
 
"Mereka yang menekuninya, bukan sekadar mengandalkan bakat tapi mesti didukung kebugaran fisik dan mental dari latihan yang memadai," kataPendiri Ternakopi Kaesang Pangarep sekaligus Pemain Ke-10 Genflix Aerowolf, tim E-Sport besutan Genflix dalam siaran persnya di Jakarta yang diterima, Sabtu, 1 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kompetisi dan gathering semacam ini diharapkan dapat memacu terbangunnya ekosistem E-Sport yang lengkap, termasuk menjaring dukungan sektor swasta.
 
Berbagai mitra sektor swasta mendukung Ternakopi milik putra Presiden Joko Widodo ini untuk mengajak seluruh pemain games dan pengunjung umum dalam berdiskusi seputar industri E-Sports. Sekaligus berbagi tips serta trik menjaring prestasi di ranah E-Sports.
 
CEO Ternakopi, Ansari Kadir mengatakan, pihaknya menggelar acara "Nongkrong E-Sports Kuy"karena yakin banyak manfaat yang bisa diraih dari E-Sports. " Hobi main terpenuhi, dapat hadiah, jaringan dan pertemanan yang luas, mudah-mudahan prestasi yang lebih tinggi juga tercapai. Bukan bukan tak mungkin, saatnya ekosistem game ini telah terbangun, E-Sports ini akan menjadi industri yang membuka banyak profesi baru di Indonesia," kata Ansari.
 
Managing Partner Plug n Play Indonesia, Westley Harjono selaku akselerator di ranah online mengatakan, industri ini membutuhkan kehadiran pemerintah dalam menyediakan regulasi seputar infrastruktur, perpajakan, pembinaan, penelitian dan pengembangan hingga ke aspek perlindungan pemain.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif