Ketua MRPTNI Jamal Wiwoho. Dok Humas UNS.
Ketua MRPTNI Jamal Wiwoho. Dok Humas UNS.

Sejumlah Rektor Sampaikan Belum Siap Kuliah Tatap Muka kepada Jokowi

Pendidikan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi Pembelajaran Tatap Muka
Ilham Pratama Putra • 24 September 2021 15:46
Jakarta: Pemerintah telah memberi izin perguruan tinggi yang berada di zona Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3 untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Namun, ternyata sejumlah rektor menyatakan belum siap untuk membuka kampus.
 
"Pada 13 September kemarin 35 rektor menghadiri pertemuan dengan Presiden Jokowi, rata-rata mengatakan belum siap (PTM terbatas)," ujar Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTN), Jamal Wiwoho dalam silaturahmi merdeka belajar, Kamis 23 September 2021.
 
Jamal menyebut, para rektor akan mempertimbangkan kembali PTM terbatas di bulan depan. Sebagian ada pula yang mengatakan baru akan kembali membuka kuliah tatap muka semester depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) itu pun menyebut, kampusnya sendiri telah menjalankan PTM terbatas sejak 6 September 2021. Dia mengaku PTM terbatas di UNS dijalankan dengan prinsip bersyarat dan bertahap.
 
Baca: Kemendikbudristek Siapkan Anggaran Rp30 Miliar untuk Merger PTS
 
Pihaknya pun melakukan uji coba PTM terbatas tiga hingga empat fakultas terlebih dahulu. Dengan jumlah mahasiswa satu kelas sebanyak orang.
 
"Jika levelnya semakin turun akan ditambah terus kapasitasnya. Fakultas yang dibuka juga fakultas yang berjauh-jauhan. Perlu koordinasi antar fakultas agar dapat berjalan dengan lancar. Maksimal kampus membuka dua mata kuliah," lanjut Jamal.
 
Selain itu, UNS juga melakukan percepatan vaksinasi dosen hingga mahasiswa agar PTM terbatas semakin aman. Kesiapan sarana prasarana pembelajaran juga dipastikan dengan baik.
 
"PTM terbatas UNS kemaren juga sudah dikunjungi oleh Presiden dengan jumlah 12 peserta mahasiswa. UNS berani membuka karena sudah berkoordinasi dengan satgas covid yang ada di UNS maupun pemda, jadi seperti itu persiapannya," tutup Jamal.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif