Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Draf Standar Baru PJJ, Tugas Siswa Bakal Lebih Banyak

Pendidikan Pembelajaran Daring Metode Pembelajaran
Ilham Pratama Putra • 18 September 2020 20:17
Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menyebut sistem pendidikan jarak jauh (PJJ) Indonesia selama pandemi virus korona (covid-19) masih longgar. Ini mengakibatkan masih adanya siswa sekolah yang terlibat tawuran antar pelajar meski di tengah pandemi virus korona (covid-19).
 
Anggota BSNP Bambang Suryadi menyebut pihaknya telah membuat draf Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) tentang Standar Pendidikan Jarak Jauh yang merupakan usulan revisi Permendikbud Nomor 119 Tahun 2014. Dengan Permendikbud yang baru nanti, para pelajar diharapkan mampu lebih memahami esensi dari PJJ.
 
"PJJ selama ini belum siap, masih ada yang cuma pake WA (Whatsapp). Untuk itu kita dorong ada Permendikbud itu," kata Bambang dalam konferensi pers secara daring, Jumat, 18 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Papua Minta Siswanya yang Belajar Luring Tetap Dapat Bantuan
 
Dengan Permendikbud itu, nantinya pemerintah diharapkan mampu membuat PJJ lebih kuat. Salah satunya, dengan mengeluarkan modul-modul panduan PJJ bagi siswa, guru dan orang tua.
 
"PJJ yang dirancang ini akan melibatkan teknologi pembelajaran jarak jauh berbasis modul, jadi tugasnya cukup banyak, dengan tugas yang banyak dan itu bisa dimonitor oleh guru, sehingga anak-anak cukup punya beban seperti sekolah biasa," jelasnya.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif