Direktur Sumber Daya Direktorat Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Mohamma Sofwan Effendi. Foto: Zoom
Direktur Sumber Daya Direktorat Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Mohamma Sofwan Effendi. Foto: Zoom

Indonesia Butuh 58 Juta Tenaga Kerja Terdidik di 2030

Pendidikan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 26 Oktober 2020 15:21
Jakarta: Direktur Sumber Daya Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Sofwan Effendi mengatakan, Indonesia membutuhkan 58 juta tenaga kerja. Utamanya tenaga kerja terdidik di bidang sains dan teknologi.
 
"Indonesia akan butuh 58 juta tenaga kerja terdidik di 2030. Nah tenaga kerja terdidik itu salah satunya dapat dimiliki dengan meningkatkan kualitas pendidikannya," ujar Sofwan dalam Webinar Stipendium Hungaricum Scholarship, Senin 26 Oktober 2020.
 
Dia ingin 58 juta orang itu berasal dari warga negara Indonesia sendiri. Setidaknya para tenaga kerja itu memiliki jenjang pendidikan S1 dan S2.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk itu yang SMA harus melanjutkan ke S1. Yang sudah S1 meningkat ke pendidikan master atau S2. Kalau perlu yang sudah master menjadi Doktor (S3)," sambung Sofwan.
 
Baca juga:Sosialisasi Asesmen Nasional Minim, Guru Terpaksa Cari Tahu Lewat Medsos
 
Utamanya mereka yang memiliki pendidikan di jenjang S3. Menurut Sofwan, mereka yang telah mencapai jenjang S3 dapat membantu peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
 
Lebih lanjut, Sofwan juga membeberkan produk lulusan yang bakal dibutuhkan pada 2030 itu. Dia berharap sepuluh tahun yang akan datang Indonesia memiliki banyak lulusan di bidang sains dan teknologi.
 
"Lulusan terdidik yang menggeluti bidang sains, teknik, ekonomi dan matematika. Bidang itu sangat dibutuhkan untuk pemenuhan bidang pembangunan Indonesia ke depan," tutupnya.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif