Emil Dardak Beri Kuliah Komunikasi untuk Mahasiswa Baru UKWMS
Emil Dardak berikan kuliah komunikasi ke mahasiswa baru UKWMS, dokumentasi UKWMS.
Surabaya:Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih, Emil Elistianto Dardak memberikan kuliah singkat tentang komunkasi di hadapan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS). Acara Pekan Pengenalan Kampus (PPK) sengaja menghadirkan Emil yang memiliki segudang pengalaman di bidang komunikasi.

"Acara bertajuk Studium Generalealias Kuliah Umum ini menghadirkan Emil Dardak sebagai narasumber. Emil dipilih karena idenya tentang Millenial Job Center (sentra pekerjaan untuk kaum milenial) yang dinilai sesuai dengan tema PPK FIKOM 2018, yakni Creative YoungNesian," kata Theresia Intan, Wakil Dekan I UKWMS, di Surabaya, Kamis 9 Agustus 2018.


Suami dari artis Arumi Bachsin itu berbagi pengalamannya kepada sekitar 220 orang mahasiswa baru. Ia menceritakan pengalamannya saat belajar sembari bekerja di Australia, yang kemudian dilanjutkan dengan berkarya di BUMN sebelum menjadi Bupati Trenggalek.

Emil menyampaikan, ilmu komunikasi penting dan sangat banyak membantu dalam karirnya, bahkan kini diterapkannya di dunia politik.

“Ilmu Komunikasi terutama bidang PR (Public Relations) banyak membantu dalam kampanye, branding, apalagi dalam menghadapi krisis pencitraan,” jelas Emil.

Baca: 17 PTS Favorit Bergabung dalam Beasiswa OSC 2018

Emil menjelaskan Indonesia yang dianugerahi bonus demografi usia muda harus mengerti prinsip-prinsip marketing communications misalnya. Seperti STP (Segmentation, Targeting and Positioning) dan 4P (Produk, Place, Promotion and Price) agar dapat menjual produknya bagi para entrepreneur.

Selain itu, ia pun mengenalkan ide Millenial Job Centeryang kini ia akan kembangkan di Jawa Timur. "Karena prinsip ekonomi masa kini telah mengenal perubahan berupa Gig Economy," ucapnya.

Gig merupakan istilah untuk para musisi jika mereka diminta untuk manggung. Gig Economyadalah keadaan ekonomi yang lebih fleksibel. Sehingga tidak mengharuskan pegawai bekerja sesuai dengan waktu standar, mengakibatkan perusahaan pun lebih mudah untuk merekrut tenaga lepas.

Gig economy ini membuat anak muda kreatif bisa berkarya di mana saja dan kapan saja sehingga menjadi lebih reponsif dan fleksibel, dan masa kontraknya pun biasanya jangka pendek," jelasnya.  

Dengan konsep Millenial Job Center, menyediakan pekerjaan untuk tenaga lepas profesional yang bisa bekerja di perusahaan sesuai proyek yang ada dan skill yang dimiliki.

"Bukan saja dimanfaatkan oleh anak muda, tapi juga para ibu rumah tangga untuk lebih produktif, sembari menjalankan peran utamanya sebagai ibu,” pungkasnya.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id