Ilustrasi prolaps. Pexel
Ilustrasi prolaps. Pexel

Perempuan, Kenali Tanda dan Bahaya Prolaps Uteri

Renatha Swasty • 12 Mei 2022 13:53
Jakarta: Perempuan mesti berhati-hati dengan prolaps. Prolaps merupakan suatu kondisi organ panggul pada perempuan turun melalui liang vagina yang terjadi akibat kelemahan struktur penyokong dasar panggul.
 
“Jadi, ada beberapa kata kunci di sini, kondisi organ dasar panggul harus turun melalui vagina, bukan melalui yang lain. Jalan yang dilewati adalah vagina, jadi ini merupakan penyakit khusus pada perempuan,” kata dosen Departemen Obstetri dan Ginekologi, FKKMK Universitas Gadjah Mada (UGM), Nuring Pangastuti, dikutip dari laman ugm.ac.id, Kamsi, 12 Mei 2022.
 
Dia menjelaskan organ dasar panggul pada perempuan ialah rahim/uterus, kandung kemih/uretra, dan saluran cerna bagian bawah/rektum. Nuring menyebut ada banyak faktor yang pada akhirnya menyebabkan kelemahan pada struktur penyokong organ dasar panggul pada perempuan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Secara umum faktor risik prolaps dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu faktor intrinsik dan ekstrinsik,” papar dia.
 
Faktor intrinsik adalah faktor-faktor yang melekat pada diri perempuan yang umumnya tidak bisa dilakukan intervensi dan tidak bisa diubah. Misalnya struktur kolagen dari perempuan yang bersangkutan, faktor genetik, proses penuaan, dan menopause.
 
“Kita tau bahwa seorang perempuan yang mempunyai ibu kandung penderita prolaps, itu memiliki kemungkinan untuk menderita prolaps 4 kali lebih besar dibandingkan dengan perempuan lain yang tidak mempunyai ibu penderita prolaps,” ucap Nuring.
 
Faktor ekstrinsik adalah faktor-faktor di luar tubuh perempuan yang bersangkutan dan lebih bisa dikendalikan sehingga risiko untuk mengalami prolaps di kemudian hari bisa ditekan serendah mungkin. Misalnya keputusan untuk melahirkan/jumlah persalinan, berat badan, berbagai macam hal yang menyebabkan terjadi peningkatan tekanan indra rongga perut dalam waktu yang lama.
 
"Misalnya pasien asma dan batuk kronis, mengangkat beban berat dalam waktu yang lama, dan sebagainya," tutur dia.
 
Nuring menjelaskan gejala atau tanda-tanda prolaps terbagi menjadi empat karakteristik keluhan berdasarkan pada area dan organ yang terlibat. Pertama, keluhan terkait gangguan berkemih. Keluhan ini muncul karena struktur penyangga di vagina bagian depan adalah berfungsi menyangga kandung kemih.
 
“Jadi, ketika dia lemah maka kandung kemih posisinya akan berubah yang mengakibatkan banyak keluhan. Yang paling sering dikeluhkan adalah berkemih tidak lampias atau tidak tuntas,” ujar dia.
 
Kedua, keluhan yang melibatkan saluran cerna. Ketiga, keluhan terkait fungsi vagina untuk melakukan aktivitas seksual terkait penetrasi.
 
Dia mengatakan pada perempuan yang aktif secara seksual, prolaps akan menyebabkan keluhan terkait aktivitas seksual misalnya nyeri atau penetrasi tidak bisa penuh. Keempat, karakteritstik terkait adanya prolaps, di mana perempuan penderita prolaps merasa vaginanya berat, penuh, kalau duduk tidak enak atau mengganjal dan mengganggu punggung bawah dan pinggang.
 
Nuring menyampaikan cara dan yang bisa dilakukan untuk mengatasi prolaps yang diawali dengan pencegahan. Pencegahan terjadinya prolaps termasuk ke dalam ruang lingkup tata laksana prolaps.
 
"Pencegahannya dapat dilakukan dengan membatasi jumlah anak dan bersalin dan berusaha untuk menjaga indeks massa agar tetap normal,” ujar dia.
 
Nuring menuturkan bila sudah terlanjur ada prolaps, bisa melakukan tata laksana yang dibagi menjadi dua kelompok besar. Pertama, kelompok yang tanpa perlu pembedahan (operasi) dan kelompok dengan operasi.  
 
“Tanpa pembedahan bisa kita lakukan pada pasien-pasien atau perempuan yang derajat prolapsnya rendah. Dalam hal ini terapi yang paling populer dilakukan adalah senam kegel,” ucap Nuring.
 
Baca: Definisi Prolaps Organ Panggul serta Faktor Risikonya
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif