Ilustrasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). DOK TNI
Ilustrasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). DOK TNI

Pendaftaran TNI AD Gelombang I 2027 Dibuka: Ini Syarat Bintara dan Tamtama PK

Bramcov Stivens Situmeang • 10 Oktober 2026 16:11
Ringkasnya gini..
  • TNI AD membuka pendaftaran gratis Bintara dan Tamtama PK Gelombang I 2027, seleksi paling cepat dimulai 15 Oktober 2026.
  • Daftar online Bintara PK 1 Oktober 2026-13 Januari 2027, Tamtama PK 1 Oktober 2026-15 Januari 2027.
  • Calon peserta wajib validasi di Ajendam/Ajenrem setelah daftar online, atau di Kodim terdekat jika ada kendala.
Jakarta: Pendaftaran penerimaan prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Gelombang I Tahun Anggaran 2027 sudah dibuka bagi calon prajurit pria yang ingin mengabdi melalui jalur Bintara Prajurit Karier (PK) dan Tamtama Prajurit Karier (PK). Seluruh tahapan seleksi hingga kelulusan masuk pendidikan gratis dan tidak dipungut biaya. 

Pelaksanaan seleksi paling cepat dimulai pada 15 Oktober 2026. Calon peserta diminta tidak percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan. 

Sebelum membahas lebih lanjut soal jadwal dan persyaratannya, yuk kenalan dulu dengan jalur Bintara dan Tamtama TNI AD. Simak ulasannya dikutip dari laman ad.rekrutmen-tni.mil.id.
 
Ilustrasi Tentara Nasional Indonesia (TNI)_ DOK ad_rekrutmen-tni_mil_id
Ilustrasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). DOK ad.rekrutmen-tni.mil.id

Penerimaan prajurit TNI AD dilakukan secara profesional, modern, dan berbasis digital melalui dua jalur, yaitu Bintara PK dan Tamtama PK. Kedua jalur ini menjadi kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi prajurit TNI AD dengan jenjang kepangkatan yang berbeda. 

Jalur Bintara PK diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang nantinya menyandang pangkat Sersan Dua. Sedangkan jalur Tamtama PK menjadi jenjang awal pengabdian dengan pangkat Prajurit Dua.

Penerimaan Gelombang I TA 2027 ini ditujukan bagi calon prajurit pria. Proses validasi atau daftar ulang dilaksanakan di Ajendam/Ajenrem yang tersebar di 21 Kodam, mulai dari Aceh hingga Papua. 

Alamat dan nomor telepon masing-masing lokasi dapat dilihat di laman resmi. Setelah mengenal kedua jalur tersebut, yuk simak jadwal, persyaratan, dokumen, hingga tata cara pendaftarannya.

Jadwal Penerimaan Bintara PK

  1. Pendaftaran Online: 1 Oktober 2026-13 Januari 2027
  2. Validasi/Daftar Ulang: 1 Oktober 2026-15 Januari 2027
  3. Masuk Pendidikan: 6 Februari 2027

Jadwal Penerimaan Tamtama PK

  1. Pendaftaran Online: 1 Oktober 2026-15 Januari 2027
  2. Validasi/Daftar Ulang: 1 Oktober 2026-17 Januari 2027
  3. Masuk Pendidikan: 6 Maret 2027

Sebelum mendaftar, calon peserta perlu memastikan seluruh persyaratan terpenuhi. Berikut persyaratan penerimaan Bintara dan Tamtama PK TNI AD.

Persyaratan Umum Bintara dan Tamtama PK

  1. Warga Negara Indonesia (tidak berlaku persyaratan domisili)
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu dari 6 agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan)
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
  4. Berumur paling rendah 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 26 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama, yakni 6 Februari 2027 untuk calon Bintara PK dan 6 Maret 2027 untuk calon Tamtama PK
  5. Tidak pernah memiliki catatan pidana, dibuktikan dengan SKCK asli yang masih berlaku dari Polres/Polresta/Polrestabes/Polres Metro, serta tidak sedang, telah, atau pernah berstatus tersangka maupun terdakwa dalam perkara pidana
  6. Sehat jasmani dan rohani
  7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap

Persyaratan Lain

  1. Pria, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;
  2. Khusus calon Tamtama PK, berijazah S1/D4/D3/D1 atau lulusan SMA/MA/SMK sederajat negeri maupun swasta terakreditasi tanpa persyaratan nilai (Paket C berlaku, tetapi Paket B dan C tidak dapat digunakan bersamaan), dengan ijazah tertinggi yang dipakai saat mendaftar;
  3. Khusus calon Bintara PK, berijazah S1/D4/D3/D1 tanpa persyaratan nilai atau lulusan SMA/MA/SMK sederajat negeri maupun swasta terakreditasi (Paket C berlaku, tetapi Paket B dan C tidak dapat digunakan bersamaan), dengan ijazah tertinggi yang dipakai saat mendaftar dan persyaratan nilai rata-rata sebagai berikut:
  4. Lulusan SMA/MA/SMK yang menggunakan nilai Ujian Nasional, rata-rata paling rendah 37;
  5. Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2020, rata-rata rapor 3 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika) minimal 65;
  6. Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2021 dan 2022, rata-rata rapor 3 mata pelajaran minimal 68;
  7. Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026, rata-rata rapor 3 mata pelajaran minimal 70;
  8. Khusus lulusan ijazah pesantren, nilai dihitung dari rata-rata nilai Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika pada ijazah, dengan nilai minimal sama seperti lulusan SMA/MA/SMK sederajat di tiap tahunnya (calon Tamtama PK tanpa persyaratan nilai);
  9. Belum pernah memiliki keturunan, belum pernah menikah, dan sanggup tidak menikah baik secara agama maupun negara selama pendidikan pertama hingga 2 tahun setelah Dikma selesai;
  10. Tinggi badan minimal 163 cm untuk calon Bintara PK dan minimal 158 cm untuk calon Tamtama PK, dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan yang berlaku;
  11. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) minimal 10 tahun;
  12. Bersedia mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan negara sesuai hukum yang berlaku apabila menolak atau mengundurkan diri atas kemauan sendiri dari sebagian atau seluruh kegiatan penerimaan pendidikan pertama hingga pengangkatan menjadi prajurit TNI, serta akan dipertimbangkan tidak dapat mengikuti rekrutmen berikutnya;
  13. Bersedia menandatangani (apabila berminat) surat pernyataan menjadi calon Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA 2027 apabila tidak lulus seleksi calon Bintara PK Gelombang I TA 2027 di tingkat Subpanpus/Panda (mengikuti dari awal atau pendaftaran online) dan pada saat sidang Tk. Subpanpus (langsung mengikuti sidang pemilihan Cata PK Gelombang I TA 2027 Tk. Subpanpus);
  14. Calon Bintara PK TNI AD reguler pria Gelombang I TA 2027 dilarang terdaftar bersamaan sebagai calon Tamtama PK Gelombang I TA 2027 (harus dinyatakan gagal terlebih dahulu baru dapat mendaftar pada penerimaan lain), dan pelanggaran dapat dikenai sanksi dikeluarkan dari salah satu kepesertaan seleksi;
  15. Bersedia ditempatkan di salah satu kecabangan TNI AD dan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  16. Mengikuti seluruh pemeriksaan/pengujian secara utuh (tidak sebagian) yang diselenggarakan panitia, meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, litpers, dan psikologi.

Persyaratan Tambahan

  1. Memiliki surat persetujuan orang tua/wali (dapat ditandatangani ibu kandung apabila bapak kandung bekerja di luar daerah/provinsi, telah meninggal dunia, atau tidak diketahui keberadaannya dan ibu kandung tidak menikah lagi). Selama proses penerimaan, orang tua/wali tidak melakukan intervensi terhadap panitia maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apa pun, kapan pun, dan di mana pun;
  2. Orang yang ditunjuk sebagai wali berdasarkan penetapan pengadilan dan telah diproses Disdukcapil;
  3. Bagi yang berijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud dan memiliki transkrip nilai yang disesuaikan dengan regulasi Indonesia;
  4. Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik, kecuali karena ketentuan adat yang tetap sesuai persyaratan (harus disertai surat keterangan dari ketua adat/suku);
  5. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN secara langsung maupun tidak langsung. Jika terbukti melanggar secara hukum saat seleksi atau ditemukan kemudian saat pendidikan pertama, peserta bersedia dinyatakan tidak lulus dan/atau dikeluarkan dari Dikma;
  6. Diupayakan memiliki kartu BPJS atau KIS aktif;
  7. Wajib memiliki SKCK asli sesuai peruntukan jenis rekrutmen dari; Polres/Polresta/Polrestabes/Polres Metro.

Persyaratan Prestasi

Calon Bintara PK Gelombang I TA 2027 diperbolehkan menyertakan sertifikat/piagam/surat keterangan prestasi minimal tingkat nasional dengan kriteria juara 1, 2, dan 3;
Prestasi tersebut menjadi rekomendasi dalam pelaksanaan Rik/Uji dan sidang pemilihan, tetapi tidak menjamin kelulusan.

Selain memenuhi persyaratan, calon peserta juga perlu menyiapkan dokumen sebelum validasi. Berikut daftarnya.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

  1. Akta kelahiran (asli);
  2. KTP calon (asli);
  3. KTP orang tua/wali (fotokopi);
  4. Ijazah SD, SMP sederajat, dan SMA sederajat (asli), serta ijazah asli bagi lulusan D3/S1;
  5. Buku rapor SD, SMP sederajat, dan SMA sederajat (asli);
  6. SKCK asli dari Polres/Polresta/Polrestabes/Polres Metro sesuai alamat KTP;
  7. Surat perwalian dari pengadilan (bagi yang memiliki wali);
  8. Pas foto 4x6 sebanyak 20 lembar (hitam putih);
  9. Kartu BPJS/JKN-KIS aktif;
  10. Formulir pendaftaran online.

Dokumen hasil daftar online dibawa dalam keadaan belum terisi (kosong). Lembar permohonan menjadi prajurit TNI AD ditulis di kertas folio bergaris yang bisa dibeli di toko alat tulis, dan juga dibawa dalam keadaan kosong.

Panitia akan menjelaskan tata cara pengisiannya saat validasi atau daftar ulang. Setelah itu, simak tahapan pendaftarannya.

Tata Cara Pendaftaran

  1. Buat akun di laman ini dengan mendaftar menggunakan email dan data identitas;
  2. Lengkapi data diri, lalu unggah KTP dan pas foto;
  3. Unduh Formulir Pendaftaran Online;
  4. Bawa formulir ke tempat validasi untuk diverifikasi di Ajendam/Ajenrem. Jika terdapat kendala, validasi dapat dilakukan di Kodim terdekat;
  5. Pastikan pendaftaran online berhasil, lalu bawa dokumen hasil daftar online untuk validasi/daftar ulang beserta dokumen pendukung yang sudah disebutkan di atas;
  6. Ikuti penjelasan panitia soal tata cara pengisian dokumen saat validasi/daftar ulang.

Seluruh tahapan seleksi hingga kelulusan masuk pendidikan tidak dipungut biaya. Karena itu, masyarakat diminta tidak percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan.

Sobat Medcom, itulah informasi lengkap mengenai pendaftaran Bintara dan Tamtama TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk segera daftar ya!

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan