Dosen Unika Atma Jaya, Prof. Raymond R. Tjandrawinata, Ph.D., M.Sc., M.B.A., FRSPH,
Dosen Unika Atma Jaya, Prof. Raymond R. Tjandrawinata, Ph.D., M.Sc., M.B.A., FRSPH,

Dosen Unika Atma Jaya Masuk Jajaran Top 5% Peneliti Terbaik Dunia Versi SCIRank 2026

Citra Larasati • 23 Agustus 2026 10:29
Ringkasnya gini..
  • Prof. Raymond dari Unika Atma Jaya sukses masuk daftar bergengsi Top 5% Ilmuwan Dunia versi SciRank Global 2025.
  • Pencapaian ini jadi bukti nyata bahwa kualitas periset Indonesia diakui dan mampu mendunia tanpa pandang bulu.
  • Mengalahkan jutaan akademisi global, dosen Bioteknologi ini bersaing berkat 400 lebih karya ilmiah miliknya.
Jakarta: Kualitas ilmuwan Indonesia semakin tak dapat dipandang sebelah mata di kancah internasional. Hal ini dibuktikan oleh Prof. Raymond R. Tjandrawinata, Ph.D., M.Sc., M.B.A., FRSPH, dosen dari Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya.
 
Raymond secara gemilang berhasil menembus daftar Top 5% Scientists Globally berdasarkan penilaian ketat dari SciRank Global Scientific Index 2025.  Dari lebih dari 8 juta ilmuwan aktif di seluruh penjuru dunia, hanya sekitar 500 ribu akademisi elite yang berhasil mengamankan posisi 5 persen terbaik ini.
 
SciRank Global sendiri bukanlah lembaga sembarangan. Sebagai lembaga sertifikasi dan pemeringkatan ilmuwan independen, mereka menyeleksi ketat lebih dari 8 juta profil peneliti dan 20 juta karya ilmiah dari 150 negara.

Pemeringkatan ini sangat objektif karena menggunakan indikator Normalized Composite Score (NCS). Artinya, sistem algoritma murni menilai dari seberapa produktif publikasi seorang ilmuwan dan seberapa besar dampak sitasi ilmiahnya. Reputasi kampus maupun penilaian subjektif sama sekali tidak berlaku di sini. Syarat mutlak lainnya, peneliti harus punya minimal 10 karya ilmiah terverifikasi.
 
Lewat saringan super ketat tersebut, Prof. Raymond tercatat bertengger di peringkat global #792.375 dengan status Top 5% (Verified).
 
Di Kampus Unika Atma Jaya, Prof. Raymond adalah sosok di balik layar pengembangan mahasiswanya. Sebagai dosen Bioteknologi, ia aktif membimbing penelitian tesis dan mengampu mata kuliah kelas berat namun esensial, seperti Advanced Biochemistry, Pharmaceutical Biotechnology, Business in Biotechnology, hingga Advanced Nutrigenomics.
 
Dedikasinya tak main-main. Tiga dekade sudah ia menyelami dunia biomedis, farmakologi molekuler, dan inovasi farmasi. Rekam jejaknya mencatatkan angka yang fantastis, yakni melahirkan lebih dari 400 publikasi ilmiah internasional yang telah disitasi (dijadikan rujukan) lebih dari 5.300 kali oleh para peneliti lain dari berbagai negara.
 
Raihan impresif Raymond dalam SciRank Global 2025 ini tak pelak menjadi pengakuan dunia atas inovasinya di bidang farmasi. Sekaligus, ini menjadi bukti valid bahwa Unika Atma Jaya sebagai institusi pendidikan konsisten mencetak sekaligus menghadirkan tenaga pengajar kelas dunia demi kemajuan pendidikan bangsa.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan